Klungkung (BIMAS HINDU) - Dalam upaya memperkuat dampak pembinaan keagamaan di tengah masyarakat, Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Klungkung menggelar koordinasi dan diskusi bersama Dinas Kesehatan, perangkat desa, serta tokoh masyarakat Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, pada Rabu (24/6/2026). Pertemuan strategis ini difokuskan pada penguatan sinergi antarstakeholder dan prajuru adat guna mendukung pelayanan serta pembinaan yang lebih efektif, inklusif, dan tepat sasaran bagi umat di wilayah tersebut.
Penyuluh Agama Hindu Kemenag Klungkung, Ni Luh Diah Lestary, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang bersama untuk membangun kesamaan langkah dalam menjalankan roda program pembinaan keagamaan secara komprehensif di Desa Suana. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan peran penyuluh di lapangan agar program-program yang dicanangkan tidak hanya bersifat seremonial, melainkan mampu menyentuh aspek substansial kehidupan masyarakat.
"Pertemuan ini menjadi wadah penting untuk saling bertukar informasi, menyamakan persepsi, serta merencanakan program yang berkaitan erat dengan pembinaan keagamaan. Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh program pembinaan keagamaan yang berjalan merupakan cerminan dari gerakan 'Kemenag Berdampak' yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di Desa Suana," ujar Ni Luh Diah Lestary.
Langkah koordinasi dan komunikasi dua arah ini mendapat sambutan yang sangat positif dari salah satu tokoh Desa Suana, Jro Mangku Nyoman Candra. Pihaknya menyatakan dukungan penuh atas inisiatif yang diambil oleh jajaran Kemenag Klungkung dan berharap kehadiran para penyuluh agama di tengah-tengah umat dapat terus memberikan kontribusi nyata, baik dalam aspek tuntunan ritual maupun penguatan karakter sosial.
"Kami berharap para Penyuluh Agama Hindu dapat terus konsisten memberikan pembinaan terkait nilai-nilai etika dan estetika dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran penyuluh sangat dinantikan untuk terus berkontribusi aktif dalam setiap acara keagamaan sekaligus menjadi mentor spiritual yang membimbing moralitas masyarakat luas," ungkap Jro Mangku Nyoman Candra.
Melalui koordinasi lintas sektor yang harmonis ini, setiap pihak diharapkan mampu menjalankan fungsi dan perannya secara optimal guna menciptakan ekosistem pembinaan yang solid. Dalam hal ini, penyuluh agama bergerak sebagai motor penggerak dalam memberikan pembinaan nilai-nilai spiritual, moral, dan edukasi keagamaan, sementara perangkat desa beserta seluruh stakeholder lainnya berkomitmen penuh mendukung teknis pelaksanaan program di lapangan agar berjalan lebih efektif, kondusif, dan memberikan manfaat sosial-keagamaan yang nyata.
Langkah kolaboratif yang diinisiasi oleh Penyuluh Kemenag Klungkung ini juga dinilai sangat selaras dengan program strategis Asta Protas Kemenag, khususnya pada fokus Layanan Keagamaan Berdampak serta Meningkatkan Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan. Kehadiran para penyuluh yang aktif bergerak ke bawah dan membangun jejaring kemitraan dengan berbagai elemen desa merupakan bagian dari komitmen luhur Kementerian Agama untuk menghadirkan negara dan layanan keagamaan yang lebih dekat dengan umat, sekaligus memperkuat fondasi kehidupan sosial yang harmonis, toleran, dan saling mendukung demi kesejahteraan bersama.