Sidrap (Bimas Hindu) – Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, menghadirkan layanan pendampingan Bimbingan Keluarga Darmika sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga sekaligus membantu umat menyelesaikan berbagai persoalan administrasi kependudukan pasca-perkawinan, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan yang digagas oleh Penyuluh Agama Hindu Simperre Dwi Saputri itu dilaksanakan bersama Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Sidrap, Wa'Settiang Unga. Pendampingan tidak hanya berfokus pada pembinaan kehidupan rumah tangga berdasarkan nilai-nilai Dharma, tetapi juga memberikan asistensi dalam pengurusan dokumen administrasi yang menjadi hak setiap warga negara.
Dalam pelaksanaannya, layanan difokuskan pada pendampingan keluarga Hindu yang telah melaksanakan upacara perkawinan agar dapat menuntaskan proses pencatatan perkawinan dan pengurusan dokumen kependudukan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami melihat masih ada umat yang membutuhkan pendampingan setelah prosesi keagamaan selesai, terutama dalam pengurusan akta perkawinan dan administrasi kependudukan lainnya. Karena itu, kami hadir tidak hanya memberikan pembinaan spiritual, tetapi juga membantu memastikan hak-hak administrasi mereka dapat terpenuhi," ujar Simperre Dwi Saputri.
Menurutnya, kepastian administrasi menjadi bagian penting dalam memberikan perlindungan hukum bagi keluarga sekaligus mempermudah masyarakat mengakses berbagai layanan publik.
Ketua PHDI Kabupaten Sidrap, Wa'Settiang Unga, mengapresiasi inisiatif penyuluh agama yang menghadirkan layanan langsung kepada masyarakat. Ia menilai sinergi antara penyuluh dan PHDI mampu menjawab kebutuhan umat, baik dari aspek pembinaan keagamaan maupun kepastian hukum.
"Kami mendukung penuh langkah penyuluh agama dalam mendampingi umat. Keharmonisan keluarga tidak hanya dibangun melalui pelaksanaan ajaran agama, tetapi juga dengan memastikan setiap keluarga memiliki legalitas yang diakui negara. Hal ini akan memberikan perlindungan hukum bagi pasangan maupun anak-anak mereka di masa depan," katanya.
Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Selain memperoleh pembinaan mengenai kehidupan keluarga yang harmonis, peserta juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi terkait berbagai persoalan administrasi kependudukan yang dihadapi.
Pendampingan Bimbingan Keluarga Darmika menjadi salah satu bentuk pelayanan keagamaan yang mengintegrasikan pembinaan spiritual dengan penyelesaian kebutuhan administratif masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, penyuluh agama bersama PHDI berupaya menghadirkan layanan yang lebih dekat, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi umat Hindu di Kabupaten Sidrap.