Adi Widyalaya Saraswati Kupang Tampilkan Tari Taebenu, Wujud Nyata Pelestarian Budaya NTT

Siswa Adi Widyalaya Saraswati Kupang menampilkan Tari Taebenu dari Kabupaten Rote Ndao pada Festival Lomba Seni Tari Daerah NTT Antar Pelajar Tahun 2026 di Kupang

Kupang, NTT (Bimas Hindu)  Adi Widyalaya Saraswati Kupang menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya daerah dengan berpartisipasi pada Festival Lomba Seni Tari Daerah NTT Antar Pelajar Tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Kupang Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang di Aston Kupang Hotel & Convention Center pada 21–23 Juli 2026.

Keikutsertaan sekolah tersebut menjadi wujud nyata keterlibatan generasi muda dalam menjaga dan memperkenalkan kekayaan budaya Nusa Tenggara Timur melalui seni tari tradisional. Pada kesempatan itu, Adi Widyalaya Saraswati Kupang tampil dengan nomor urut 37 membawakan Tari Taebenu dari Kabupaten Rote Ndao.

Tari Taebenu mengandung nilai-nilai persaudaraan, kebersamaan, dan rasa syukur yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Rote. Melalui gerakan yang sederhana namun kompak dan dinamis, para siswa berhasil menampilkan semangat gotong royong sekaligus memperkenalkan salah satu kekayaan budaya NTT kepada masyarakat luas.

Partisipasi ini menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pengembangan akademik, tetapi juga menjadi ruang untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini. Kehadiran Pembimbing Masyarakat Hindu Provinsi Nusa Tenggara Timur, I Ketut Suji, S.Ag., M.Si., menjadi bentuk dukungan terhadap para siswa yang mengikuti festival sekaligus apresiasi atas semangat mereka dalam melestarikan budaya daerah.

Pembimas Hindu Provinsi NTT juga mengapresiasi Pemerintah Kota Kupang yang telah menyediakan ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan sekaligus mencintai budaya daerah.

"Terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang yang telah melaksanakan festival ini. Ini merupakan kegiatan yang sangat baik dan kiranya dapat terus dilanjutkan sebagai upaya mengajarkan anak-anak untuk mencintai seni budaya Nusa Tenggara Timur. Terima kasih juga saya sampaikan kepada para guru, pelatih, dan orang tua siswa yang telah memberikan semangat dan dukungan sehingga Adi Widyalaya Saraswati Kupang dapat berpartisipasi sebagai bentuk kecintaan terhadap Nusa Tenggara Timur," ujar I Ketut Suji.

Melalui partisipasi dalam festival ini, Adi Widyalaya Saraswati Kupang tidak hanya menunjukkan kemampuan seni para siswanya, tetapi juga mempertegas peran lembaga pendidikan Hindu dalam menanamkan nilai cinta budaya, memperkuat karakter peserta didik, serta menjaga kelestarian warisan budaya Nusa Tenggara Timur bagi generasi mendatang.


Berita Daerah LAINNYA