Memperkuat Akar di Kota Daeng: Tokoh Umat Hindu Makassar Matangkan Strategi UDG 2026

Koordinasi untuk menyalakan kembali semangat Utsawa Dharmagita (UDG) yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang

Makassar (BIMAS HINDU) – Di tengah dinamika Kota Makassar yang terus bergerak cepat, denyut tradisi leluhur menemukan momentumnya untuk kembali dikuatkan. Rabu (01/07/2026), semangat kebersamaan berkumpul dalam satu meja koordinasi untuk menyalakan kembali semangat Utsawa Dharmagita (UDG) yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang.

Pertemuan strategis ini mempertemukan berbagai pimpinan lembaga umat Hindu dalam ruang diskusi yang hangat. Tampak hadir Pembimas Hindu Provinsi Sulawesi Selatan, I Gusti Ayu Uik Astuti, yang duduk bersama Ketua PHDI Provinsi Sulawesi Selatan, Gede Durahman, serta Ketua PHDI Kota Makassar, Dewa Nyoman Mahendra. Turut serta dalam koordinasi ini adalah Ketua Banjar Hindu Dharma Makassar (BHDM), Wayan Subur, dan Ketua Lembaga Pengembangan Dharmagita (LPDG) Kota Makassar, Nyoman Yuliadi, yang berperan sebagai penanggung jawab teknis perhelatan.

Kehadiran para pucuk pimpinan ini menunjukkan bahwa pembinaan umat di Makassar bukan sekadar agenda administratif, melainkan tanggung jawab kolektif yang dirawat dengan gotong royong. Nyoman Yuliadi, selaku nahkoda teknis acara, menekankan bahwa UDG bukan sekadar panggung perlombaan. Baginya, melantunkan Sloka atau Kakawin adalah upaya menciptakan "benteng" spiritual bagi generasi muda di tengah gempuran arus digital.

"Utsawa Dharmagita bukan ajang unjuk kebolehan semata. Ini adalah instrumen krusial untuk pembinaan mental dan karakter. Kita butuh 'jangkar' yang kuat bagi generasi muda agar mereka tetap memegang teguh jati dirinya. Memaknai ajaran agama melalui seni sastra adalah cara paling efektif untuk membentengi mereka dari dampak negatif zaman," ungkap Nyoman Yuliadi.

Diskusi pun mengalir dengan pemetaan kategori perlombaan, mulai dari pembacaan Sloka, Palawakya, Kakawin, hingga Dharma Wacana. Para tokoh sepakat bahwa kesuksesan UDG November nanti tidak diukur dari kemeriahan seremonialnya, tetapi dari seberapa banyak generasi muda yang tergerak untuk menyelami kedalaman makna sastra suci.

Sinergi yang tercipta hari ini menjadi pijakan awal yang kokoh. Ketika PHDI, BHDM, dan seluruh tokoh umat melangkah dalam satu komando, Utsawa Dharmagita di Makassar diproyeksikan akan menjadi ajang yang tidak hanya mencetak juara, tetapi juga melahirkan generasi Hindu yang cerdas secara spiritual dan teguh berpijak pada ajaran Dharma.


Berita Daerah LAINNYA