Menjaga Warisan Leluhur, Hindunesia Kupas Tuntas Filosofi dan Praktik Hindu Pemena

Diskusi daring "Hindunesia Zoom 2026"

Medan (BIMAS HINDU) – Keberagaman tradisi Hindu Nusantara kembali menjadi sorotan dalam forum diskusi daring "Hindunesia Zoom 2026". Kali ini, Puskor Hindu Indonesia mengangkat tema mendalam mengenai "Mengenal Hindu Pemena (Hindu Karo)" yang diikuti oleh ratusan umat Hindu serta tokoh lintas etnis dari berbagai penjuru tanah air pada Minggu (5/7/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang edukasi strategis untuk memperkenalkan kekayaan spiritual masyarakat Karo sekaligus mempererat tali persaudaraan antarumat Hindu di Indonesia. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya Pembimbing Masyarakat Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Elirosa Tarigan; Ketua Umum Puskor Hindu Indonesia; jajaran pengurus organisasi keagamaan Hindu; para akademisi; penyuluh agama; serta perwakilan generasi muda Hindu dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Elirosa Tarigan memberikan apresiasi tinggi kepada Puskor Hindu Indonesia yang secara konsisten menjadi wadah pembelajaran mengenai keberagaman tradisi Hindu Nusantara. Beliau menegaskan bahwa Hindu Pemena merupakan permata spiritual masyarakat Karo yang memiliki nilai luhur yang selaras dengan ajaran Dharma.

"Hindu Pemena adalah warisan leluhur yang memiliki nilai religius, penghormatan kepada alam, leluhur, serta semangat menjaga keseimbangan kehidupan. Nilai-nilai tersebut perlu terus dikenalkan kepada masyarakat luas agar generasi muda semakin memahami bahwa Hindu di Indonesia tumbuh dalam keberagaman budaya yang sangat kaya," ungkap Elirosa.

Beliau menambahkan bahwa pelestarian aktivitas keagamaan dan tradisi adat Hindu Karo merupakan kekuatan yang harus dirawat bersama. Menurutnya, pengenalan Hindu Pemena menjadi bagian penting dalam memperkokoh identitas Hindu Nusantara sekaligus mempererat persaudaraan antarumat tanpa memandang latar belakang etnis.

Materi utama disampaikan oleh Ari Rianda Surbakti yang memaparkan secara komprehensif mengenai sejarah, filosofi kehidupan masyarakat Karo, hingga dinamika perkembangan Hindu Pemena di tengah modernitas. Diskusi berlangsung dinamis di bawah panduan moderator Komang Agus Aryawan, di mana antusiasme peserta terlihat jelas melalui sesi dialog dan tanya jawab yang interaktif.

Melalui forum ini, Puskor Hindu Indonesia berharap masyarakat semakin menyadari bahwa keberagaman tradisi adalah kekuatan utama yang memperkaya wajah Hindu di Indonesia. Kegiatan ditutup dengan harapan agar sinergi antara pemerintah, tokoh agama, akademisi, dan seluruh komunitas Hindu dari berbagai etnis terus terjalin untuk melestarikan nilai-nilai luhur Hindu bagi generasi penerus bangsa.


Berita Daerah LAINNYA