Merawat Tradisi dan Jiwa, Saka Yoga Festival ke-8 Jadi Simbol Kebangkitan Spiritualitas di Prambanan

Merawat Tradisi dan Jiwa, Saka Yoga Festival ke-8 Jadi Simbol Kebangkitan Spiritualitas di Prambanan

Yogyakarta, (Bimas Hindu) – Candi Prambanan pagi ini dipenuhi semangat dan energi positif dari lebih dari 500 peserta yang mengikuti Saka Yoga Festival (SYF) ke-8. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat dan Team Kerja Candi Prambanan, yang digelar di Lapangan Nandini, kompleks candi megah warisan dunia tersebut, Minggu (09/11/2025).

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Urusan Agama Hindu, I Gusti Made Sunartha, menekankan bahwa yoga merupakan tradisi kuno yang menggabungkan postur fisik, teknik pernapasan, dan meditasi untuk memberikan manfaat holistik bagi tubuh dan pikiran. “Yoga telah teruji manfaatnya selama ribuan tahun dan menjadi jalan menuju keseimbangan diri,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum PHDI Pusat, I Ketut Budiasa, menyampaikan bahwa yoga yang bersumber dari ajaran Weda kini semakin relevan di tengah meningkatnya ketidakpastian dan tekanan hidup modern. “Yoga bukan sekadar gerak kebugaran, melainkan perjalanan menuju kesadaran dan keseimbangan diri. Saka Yoga Festival menjadi bagian dari rangkaian Dharma Santi Nasional 2026 dan diharapkan membawa energi positif bagi seluruh peserta,” ungkapnya.

General Manager PT Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan, Ratno Timur, memberikan apresiasi terhadap keberlanjutan kegiatan ini. “Festival ini menjadi agenda yang ditunggu-tunggu setiap tahun. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi pariwisata serta pelestarian budaya,” ujarnya.

Sebagai tanda dimulainya kegiatan, dilakukan penyerahan matras yoga secara simbolis kepada perwakilan peserta, disambut tepuk tangan hangat seluruh hadirin. Yang menarik, pada penyelenggaraan SYF tahun ini hadir pula Dr. Sunil dari Kedutaan Besar India yang turut menjadi instruktur yoga, menambah semarak dan nilai internasional dalam kegiatan ini.

Usai pelaksanaan SYF, acara dilanjutkan dengan peluncuran Prambanan Shiva Festival 2026, sebuah program lanjutan dari Team Kerja Candi Prambanan yang bertujuan mengangkat spiritualitas dan budaya Hindu di tingkat nasional maupun global.

Dengan antusiasme peserta yang tinggi dan dukungan berbagai pihak, Saka Yoga Festival ke-8 kembali menegaskan perannya sebagai ruang kolaborasi antara spiritualitas, kebugaran, dan pelestarian warisan budaya Nusantara.


Berita Daerah LAINNYA