MoU KELILING: Menanam Benih Cinta sebagai Fondasi Ketahanan Pangan Keluarga

Penandatanganan MoU

Klungkung (BIMAS HINDU) – Membangun sebuah keluarga ideal tidak hanya soal menyatukan dua insan, tetapi juga tentang bagaimana mereka bersama-sama merawat kehidupan dan menjaga keseimbangan alam. Semangat itulah yang mendasari penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Klungkung, Kamis (02/07/2026), untuk memperkuat program Kemenag Peduli Lingkungan (KELILING).

Bagi Kemenag Klungkung, MoU ini adalah bentuk konkret dari Ekoteologi—sebuah kesadaran bahwa iman yang autentik harus mewujud dalam tindakan nyata menjaga kelestarian bumi. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Klungkung, Putu Indira Bharawati, menegaskan bahwa ketahanan pangan keluarga adalah fondasi bagi keluarga yang harmonis dan mandiri. Dalam lembar kesepahaman tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk bersinergi dalam melestarikan lingkungan hidup, mengedukasi masyarakat, serta memberdayakan keluarga melalui distribusi bibit tanaman dan ikan. Sinergi ini juga menjadi jawaban nyata atas arahan strategis nasional dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber nutrisi dan kemandirian.

"Tujuan dari perjanjian kerja sama ini adalah untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam mendukung ketahanan pangan, penghijauan lingkungan, percepatan penurunan stunting, serta membina keluarga agar sadar lingkungan dan mandiri secara pangan," ungkap Putu Indira Bharawati.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian Agama Kabupaten Klungkung mengambil peran penting dengan menyediakan ruang koordinasi, mendata calon penerima bantuan, serta menjalankan tugas edukasi dan pembinaan mental-spiritual bagi masyarakat maupun calon pengantin. Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) memegang tanggung jawab untuk menyediakan bibit tanaman produktif dan bibit ikan, memberikan pendampingan teknis budidaya, serta menyosialisasikan pola pangan keluarga sehat sebagai upaya pencegahan stunting.

Inovasi KELILING ini melahirkan program Benih Cinta, di mana bibit tanaman dan ikan yang diserahkan kepada pasangan pengantin menjadi simbol filosofis. Jika benih tersebut dirawat dengan kasih sayang, maka ia akan tumbuh subur dan memberi manfaat, persis seperti harapan akan tumbuhnya rumah tangga yang harmonis dan berkelanjutan. Kepala DKPP Kabupaten Klungkung, Ni Luh Made Ariayati, menyambut hangat inisiatif ini dan optimistis bahwa melalui pendampingan teknis budidaya, masyarakat dapat menjadi lebih tangguh secara ekonomi sekaligus lebih peka terhadap kelestarian lingkungan.

Sinergi ini merupakan manifestasi dari Layanan Keagamaan Berdampak, di mana institusi keagamaan bergerak melampaui ritual menuju pemberdayaan masyarakat. Melalui langkah ini, Kemenag Klungkung tidak hanya sedang membentuk keluarga, tetapi juga tengah menanam benih-benih kebaikan bagi bumi dan masa depan generasi yang lebih sehat, mandiri, dan penuh kasih.


Berita Daerah LAINNYA