Karangasem (Bimas Hindu) – Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Klungkung terlibat dalam pelaksanaan Upacara Mapepada di Pura Gelap Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Selasa (28/7/2026). Keterlibatan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan ngayah pada sejumlah tahapan upacara sebagai bentuk pelayanan keagamaan kepada umat Hindu.
Kegiatan diikuti jajaran Seksi Urusan Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Klungkung bersama para penyuluh agama Hindu. Mereka menjalankan tugas sesuai kebutuhan prosesi, mulai dari mengiringi jalannya upacara hingga membantu pelaksanaan ritual yang dipuput oleh Ida Pedanda.
Mapepada merupakan salah satu rangkaian penting dalam pelaksanaan yadnya yang bertujuan menyucikan wewalungan beserta sarana upakara sebelum dipersembahkan pada puncak upacara. Prosesi tersebut mencerminkan penghormatan terhadap seluruh ciptaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan ajaran yadnya dalam tradisi Hindu.
Selama prosesi berlangsung, sebagian penyuluh melaksanakan ngayah metetangguran sebagai pengiring Ida Pedanda, sedangkan penyuluh lainnya bertugas ngayah magambel untuk mengiringi jalannya upacara. Kehadiran mereka melengkapi rangkaian pelaksanaan yadnya yang juga dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Klungkung serta pemedek dari berbagai wilayah di Bali.
Kepala Seksi Urusan Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Klungkung, Wayan Winda, mengatakan keterlibatan penyuluh dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
"Penyuluh hadir sesuai kebutuhan pelaksanaan upacara. Ada yang bertugas metetangguran, magambel, dan membantu kelancaran prosesi. Kehadiran mereka menjadi bagian dari pelayanan keagamaan sekaligus wujud pengabdian kepada umat," katanya.
Menurut Wayan Winda, kehadiran penyuluh dalam kegiatan adat dan keagamaan tidak hanya memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan upacara, tetapi juga memperkuat hubungan antara penyuluh dan masyarakat. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, penyuluh dapat memahami kebutuhan umat sekaligus menjalankan fungsi pembinaan secara lebih dekat.
Partisipasi tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi pelayanan keagamaan yang dikembangkan Kementerian Agama Kabupaten Klungkung. Selain memberikan pembinaan melalui penyuluhan, penyuluh agama Hindu juga terlibat aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pelayanan kepada umat, sejalan dengan pelaksanaan Asta Protas Kementerian Agama RI, khususnya pada program Layanan Keagamaan Berdampak yang menekankan kehadiran layanan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.