Perjuangan di Balik Keterbatasan, Mahasiswa IAHN-TP Palangka Raya Siap Berikan Perubahan Positif bagi Masyarakat

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) institusi tersebut resmi dilepas untuk melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Bipak Bali.

Palangka Raya (BIMAS HINDU) – Semangat mengabdi kepada masyarakat ditunjukkan oleh 30 mahasiswa dari Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Tampung Penyang Palangka Raya. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) institusi tersebut resmi dilepas untuk melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Bipak Bali, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, Kamis (2/7/2026). Kegiatan pengabdian ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 3 hingga 5 Juli 2026.

Total 30 peserta yang terlibat merupakan kolaborasi aktif dari pengurus BEM, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), serta pengurus BEM Fakultas di lingkungan IAHN-TP Palangka Raya. Dalam momentum pelepasan yang berlangsung khidmat di Halaman Rektorat, Plt. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Budi Purnomo, S.H., M.Si., menyampaikan rasa bangganya terhadap kegigihan para mahasiswa yang tetap bersemangat meski di tengah keterbatasan.

"Bapak sangat bangga. Dukungan penuh dari semua unsur pimpinan yang hadir hari ini membuktikan bahwa kampus mengapresiasi gerakan kalian. Apa yang mampu kampus berikan mungkin tidak seberapa, tapi tekad kalian mengalahkan keterbatasan itu," ungkap Budi Purnomo penuh haru.

Ia pun menyoroti perjuangan mahasiswa saat melakukan survei lokasi beberapa waktu lalu.

"Kemarin kalian bahkan sampai berboncengan sepeda motor untuk melakukan penjajakan ke lokasi pengabdian. Di tengah suasana efisiensi anggaran saat ini, semangat kalian sungguh luar biasa," tambahnya.

Mengusung tema "Pendidikan Belom Bahadat Bagi Generasi Muda", mahasiswa diharapkan tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga menjadi cerminan karakter yang baik bagi masyarakat setempat. Budi Purnomo menitipkan pesan khusus terkait kedisiplinan dan perubahan positif selama pengabdian.

"Kalian harus bisa menjadi contoh di masyarakat. Mulailah dari hal kecil seperti bangun pagi, hilangkan kebiasaan melandau (bangun kesiangan), dan berusahalah membuat perubahan positif sekecil apa pun di tempat pengabdian," tegas Budi Purnomo.

Selain misi sosial, mahasiswa juga dibekali tugas untuk memperkenalkan almamater kepada warga.

"Mahasiswa dari perwakilan BEM Fakultas diminta memanfaatkan momen pertemuan dengan para orang tua murid dan alumni sekolah menengah di sana untuk mengenalkan IAHN-TP Palangka Raya agar semakin dikenal luas," pesannya.

Kegiatan pelepasan yang didukung penuh oleh jajaran pimpinan mulai dari Kepala Biro, Direktur Pascasarjana, hingga para Dekan ini diakhiri dengan doa bersama dan foto bersama. Dengan modal sosial yang telah dibangun tim mahasiswa selama masa penjajakan, pengabdian ini diharapkan menjadi wujud nyata aplikasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di Kabupaten Barito Selatan.


Berita Daerah LAINNYA