Perkuat Pembinaan di Desa Wasbaka, Mahasiswa KKN Nusantara UHN I Gusti Bagus Sugriwa Hadir di Kabupaten Buru

Penyerahan dan penitipan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara dari UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar kepada Pemerintah Desa Wasbaka, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru.

Buru (BIMAS HINDU) – Upaya penguatan pembinaan umat Hindu di wilayah Provinsi Maluku terus dilakukan secara progresif. Pada Selasa (30/06/2026), Bimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku secara resmi mendampingi penyerahan dan penitipan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara dari UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar kepada Pemerintah Desa Wasbaka, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru.

Sebanyak enam mahasiswa akan menjalankan masa pengabdian selama dua bulan, terhitung sejak Juli hingga Agustus 2026. Kehadiran mereka di Kabupaten Buru bukan sekadar pemenuhan akademik, melainkan langkah strategis untuk menjadi agen pendukung pembinaan umat Hindu di pelosok daerah.

Kepala Desa Wasbaka dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap kehadiran para mahasiswa.

"Kami atas nama pemerintah desa menyambut baik program KKN Nusantara ini. Semoga kehadiran adik-adik mahasiswa memberikan dampak dan manfaat nyata bagi warga, khususnya bagi umat Hindu yang ada di desa kami."

Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Wayan Shantika, berharap para mahasiswa dapat menjadi katalisator bagi peningkatan kualitas kehidupan beragama masyarakat. Beliau menginstruksikan agar para mahasiswa aktif mengimplementasikan ilmu yang didapatkan di bangku kuliah untuk memperkuat Sradha dan Bhakti umat.

"Selama berada di Desa Wasbaka, kami berharap adik-adik mahasiswa dapat menjadi mediator dan motivator. Implementasikanlah ilmu seperti pelaksanaan Yoga Asanas, latihan seni tari, pembelajaran pelafalan doa, serta kegiatan keagamaan lainnya untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai ajaran Hindu."

Salah satu fokus utama pengabdian mahasiswa adalah mendukung operasional Pratama Widyalaya Pipolon Gosat, sebuah satuan pendidikan berbasis keagamaan Hindu yang saat ini tengah dalam proses perizinan. Diharapkan, pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah ini sudah dapat beroperasi dan menerima peserta didik baru.

Lebih jauh, Wayan Shantika menegaskan bahwa program KKN Nusantara ini merupakan hasil sinergi lintas institusi antara UHN I Gusti Bagus Sugriwa, Bimas Hindu, dan PHDI Provinsi Maluku. Ia berharap kolaborasi ini menjadi pintu pembuka bagi riset dan pengabdian masyarakat yang lebih mendalam di masa depan.

"Program KKN Nusantara ini harus berlanjut dan berkesinambungan. Selain KKN, kami berharap Provinsi Maluku dapat menjadi lokasi penelitian bagi kampus UHN I Gusti Bagus Sugriwa, sehingga kita bisa menemukan benang merah antara tradisi dan ajaran Hindu yang ada di Bali dengan yang ada di Maluku."

Program ini diharapkan tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat Desa Wasbaka, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami realitas sosial keagamaan di daerah, sekaligus membangun kepedulian yang berkelanjutan bagi harmoni kehidupan beragama di Provinsi Maluku.


Berita Daerah LAINNYA