Bangli (BIMAS HINDU) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli melalui jajaran Penyuluh Agama Hindu terus aktif menjangkau masyarakat melalui edukasi keagamaan berbasis media massa. Kali ini, pesan Dharma disampaikan melalui siaran di Radio Sakti FM Bali dengan mengusung tema "Menguatkan Sradha, Mengingat Karma Phala dalam Setiap Langkah Kehidupan", Jumat (03/07/2026).
Dalam penyampaiannya, penyuluh menegaskan bahwa Sradha merupakan landasan utama keimanan umat Hindu yang menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Keimanan yang kokoh hendaknya tidak hanya menjadi pemahaman teoretis, namun diwujudkan melalui keselarasan pikiran, perkataan, dan perbuatan yang berlandaskan pada ajaran Dharma.
Masyarakat juga diingatkan pentingnya memahami hukum Karma Phala, yaitu keyakinan bahwa setiap perbuatan, baik maupun buruk, akan membuahkan hasil yang sesuai. Kesadaran akan hukum sebab-akibat ini diharapkan mampu memotivasi umat untuk selalu berhati-hati dalam bertindak dan memperbanyak perbuatan baik.
"Dengan mengingat Karma Phala, diharapkan setiap individu mampu membangun karakter yang lebih jujur, penuh kasih sayang, bertanggung jawab, dan senantiasa memberikan manfaat bagi sesama dalam kehidupan bermasyarakat," ungkap penyuluh dalam siaran tersebut.
Program siaran rutin ini mendapatkan apresiasi positif dari pihak media. Penyiar Radio Sakti FM Bali, Ni Putu Satriani, mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dan mudah dipahami oleh pendengar.
"Siaran Agama Hindu dari Penyuluh Kementerian Agama Kabupaten Bangli memberikan wawasan yang bermanfaat serta menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas spiritual. Kami berharap program ini terus berlanjut karena mendapat respons yang sangat baik dari para pendengar," ujar Ni Putu Satriani.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Bangli terus berkomitmen memperluas jangkauan pembinaan umat. Pemanfaatan media massa menjadi strategi efektif dalam menyebarluaskan nilai-nilai keagamaan yang moderat, edukatif, dan relevan dengan tantangan kehidupan masyarakat modern saat ini.