Hadiri Gurukula Arts Festival, Prof. Duija: Kembangkan! Penting untuk Pembangunan Karakter Anak Hindu

Dirjen Bimas Hindu Prof. I Nengah Duija saat menghadiri Gurukula Arts Festival VI di Bali, Minggu (16/6/2024)

BALI, (BIMAS HINDU) - Pasraman Gurukula Bangli, Bali menggelar event Gurukula Arts Festival VI dalam rangka pengembangan dan pelestarian di bidang seni dan budaya Bali sekaligus memeriahkan hari lahirya Pancasila, Minggu, (16/6/2024) petang.

Kegiatan bertajuk 'Akasa Baksya' atau Membangun Keharmonisan Alam Semesta melalui Karya Kreatif ini dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu (Dirjen Bimas Hindu) Prof. I Nengah Duija.

"Saya merasa bangga karena adik-adik di guru kula ini sudah bisa meneruskan tradisi yang luar biasa. Tadi ada festival yang ke-6 berarti sudah 6 kali berlangsung. Tentu ini adalah sebuah prestasi yang patut kita apresiasi bersama sama kepada seluruh bagian dari Gurukula ini saya sampaikan apresiasi dari Dirjen Bimas Hindu," kata Dirjen Bimas Hindu dalam sambutannya.

Menurut Prof. Duija, kegiatan semacam ini harus diteruskan dan perlu dikembangkan. "Ke depan nanti tidak hanya festival, tetapi juga kegiatan-kegiatan lain yang tentunya sangat penting untuk pembangunan dan pengembangan karakter anak-anak Hindu," katanya.

Prof. Duija berharap festival seperti ini ke depan tidak hanya dilakukan oleh temen temen Gurukula saja namun bisa merambah ke seluruh sekolahan minamal di wilayah Bangli.

"Saya berharap nanti siap pun ketua panitianya tolong diundang seluruh Pratama Widyalaya yang ada, paling tidak di Bangli. Seluruh SD, SMP, SMA di Bangli. Apakah anak-anak di Gurukula ini lebih unggul? Untuk kompetisi. Jika anak-anak Gurukula bisa mengimbangi SD, SMP, SMA yang ada di Bangli maka saya yakin Gurukula ini diminati di Bangli," katanya.

Ia menekankan agar kegiatan festival ke depan ada lomba kompetisi Gurukula dengan mengundang seluruh SD di Bangli dan nanti bisa dibiayai oleh pemerintah pusat.

"Saya berharap Gurukula ini menjadi Barometer dari karakter Hindu. Jadi ketika ada orang datang itu sikap dan perilaku kita juga harus diajarkan. Di mana pun nanti anak-anak kita, tamatan alumni kita bekerja, saya yakin mereka akan membawa mentalitas Gurukula yang dibanggakan," katanya.

Terakhir, atas nama Ditjen Bimas Hindu, Prof. Duija mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ada di Gurukula karena telah mendidik anak-anak Hindu menjadi lebih baik.


Berita Pusat LAINNYA