HUT ke-27 PSN Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Kebersamaan Umat Hindu

HUT ke-27 PSN Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Kebersamaan Umat Hindu

Jakarta (Bimas Hindu) - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) menjadi momentum mempererat solidaritas dan pengabdian para pinandita dalam pelayanan keagamaan Hindu di Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Graha Sabha Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta, Rabu (21/5/2026) Kegiatan ini dihadiri Dirjen Bimas Hibdu, Jajaran Pengurus Harian PHDI, tokoh lembaga keagamaan Hindu nasional, serta para pinandita dari berbagai daerah.

Peringatan HUT PSN tahun ini mengangkat tema “Melalui HUT ke-27, Kita Tingkatkan Kebersamaan dalam Sewanam, Dasanam, dan Las Jaya”. Tema tersebut menjadi refleksi penting bagi para pinandita dalam memperkuat pelayanan spiritual dan pengabdian kepada umat Hindu di seluruh Nusantara.

Ketua Panitia menyampaikan, momentum ulang tahun ke-27 PSN tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga penghormatan kepada para pendahulu yang telah merintis organisasi para pinandita sejak 21 Mei 1999 di Pura Segara Tanjung Priok, Jakarta. Ia menegaskan, keberadaan pinandita memiliki peran strategis sebagai pelayan umat sekaligus penghubung spiritual antara manusia dengan Sang Pencipta.

Sementara itu, Ketua Umum PSN Pinandita Gede Pastika menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap perjalanan organisasi yang kini telah terbentuk di 34 provinsi dengan sekitar 82 ribu anggota pinandita di seluruh Indonesia. Ia menekankan pentingnya sinergi antarlembaga Hindu dalam menjaga harmoni pelayanan umat.

“Umur organisasi kita sudah sangat dewasa, 27 tahun. Mari kita tingkatkan kompetensi dalam melayani umat Hindu dengan tulus dan ikhlas sesuai tema HUT tahun ini,” ujar Ketua Umum PSN.

Ia juga mengajak seluruh anggota PSN menjaga kebersamaan dan semangat menyama braya dalam memperkuat pelayanan keagamaan Hindu di berbagai daerah. Selain itu, PSN dijadwalkan akan menggelar Mahasabha pada 15–17 Oktober 2026 di Bali.

Dalam Sabutannya, Dirjen Bimas Hindu Prof. I Nengah Duija memberikan apresiasi atas konsistensi PSN selama 27 tahun dalam mengabdi kepada umat dan bangsa. Menurutnya, para pinandita telah memilih “jalan dharma” yang penuh pengabdian dan ketulusan.

“Tidak terasa 27 tahun telah berjalan, tetapi para pinandita tetap menjaga idealisme untuk mengabdi pada bangsa dan agama. Ini adalah pilihan jalan sunyi yang dijalani dengan tulus,” ungkapnya.

Prof. i Nengah Duija menegaskan bahwa PSN memiliki peran penting dalam menjaga karakteristik dan spiritualitas Hindu di Indonesia. Ia mengingatkan agar seluruh elemen umat terus menjaga persatuan, memperkuat pendidikan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pinandita.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat, Wisnu Bawa Tenaya mengajak seluruh keluarga besar PSN untuk terus menjaga kejujuran, keharmonisan, dan semangat pelayanan kepada umat. Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan menjadi fondasi utama dalam membangun kehidupan beragama yang damai dan harmonis.

“Jangan pernah kasar, jangan fitnah, dan jangan bohong. Itu penting dalam menjalankan pelayanan kepada umat dan kehidupan berbangsa,” pesannya.

PSN sendiri merupakan organisasi keagamaan Hindu yang lahir dari semangat persatuan para pinandita dan serati banten. Organisasi ini bermula dari pertemuan tokoh-tokoh Hindu di Jakarta pada 12 Oktober 1998 dan kemudian berkembang menjadi organisasi nasional yang menaungi para pinandita di berbagai wilayah Indonesia.

 

#Bimas Hindu #PSN #Zona Integritas


Berita Pusat LAINNYA