Launching Sistem PMB Nasional Tahun Ajaran 2025/2026 Resmi Dibuka di 5 Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu Negeri

Launching Sistem PMB Nasional Tahun Ajaran 2025 s.d 2026

Jakarta (BIMAS HINDU) - Sebuah babak baru dalam sejarah pendidikan tinggi Hindu di Indonesia resmi dimulai. Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, Kementerian Agama RI, secara resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Nasional Tahun Ajaran 2025/2026 untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu Negeri (PTKHN), Senin (19/5/2025), melalui Zoom Meeting yang dipusatkan dari Jakarta.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Direktur Jenderal Bimas Hindu, Prof. I Nengah Duija dan diawali dengan laporan dari Ketua PMB PTKHN, Prof. I Nyoman Subagia

Dalam laporannya, Prof. Subagia menegaskan bahwa peluncuran sistem ini merupakan buah kolaborasi antara Ditjen Bimas Hindu, lima satuan kerja PTKH Negeri, serta Tim NUHUN (Perkumpulan Pendidikan Tinggi Keagamaan Hindu Indonesia). Sistem ini dirancang untuk mendukung pemerataan akses pendidikan, penguatan kebijakan nasional, dan peningkatan mutu serta standarisasi proses seleksi mahasiswa baru di lingkungan PTKHN.

"Meski hanya beberapa bulan bekerja, tim ini berhasil membangun sistem PMB Nasional dengan cepat dan berkualitas. Harapannya, sistem ini mampu menjadi instrumen seleksi yang adil, transparan, dan efisien, serta mampu membuka jalan seluas-luasnya bagi generasi muda Hindu dari seluruh Indonesia untuk mengakses pendidikan tinggi," ujarnya.

Sejalan dengan itu, Keputusan Dirjen Bimas Hindu Nomor 8 Tahun 2025 menetapkan struktur Tim PMB Nasional, mulai dari pengarah hingga penyusun soal ujian nasional. Tim ini melibatkan pimpinan dan dosen dari lima PTKH Negeri serta pengembang sistem teknologi informasi dari Tim NUHUN.

Untuk menjamin kualitas seleksi, juga telah dibentuk Tim Penyusunan Soal Ujian Nasional PMB melalui Keputusan Dirjen Nomor 18 Tahun 2025, diketuai oleh Prof. Dr. I Wayan Ardhi Wirawan dan didampingi oleh Dr. Heny Perbowosari bersama dosen-dosen dari seluruh PTKHN.

Dalam sambutannya, Dirjen Bimas Hindu, Prof. I Nengah Duija menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh tim dan pimpinan PTKHN atas lahirnya sistem ini.

"Hari ini adalah tonggak sejarah. Kita menyaksikan kebangkitan baru dunia pendidikan tinggi Hindu. Ini bukan sekadar soal penerimaan mahasiswa, tapi juga tentang upaya besar kita dalam membangun mutu pendidikan yang berdaya saing nasional bahkan global," tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa meskipun terlambat hadir, sistem ini adalah bentuk lompatan (trobosan) yang membawa harapan besar bagi generasi Hindu muda di seluruh pelosok negeri. Dengan sistem ini, katanya, PTKH Negeri dan Swasta kini menunjukkan bahwa mereka siap untuk bersaing secara sehat dan bermutu dalam ranah pendidikan tinggi nasional.

Acara Launching ini diikuti oleh seluruh pegawai ditjen bimas hindu, Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu Negeri, pembimas/kabid seluruh Indonesia, umat hindu seluruh Indonesia. Momen ini juga menjadi ajang koordinasi dan penguatan komitmen seluruh unsur terkait dalam mensukseskan pelaksanaan PMB tahun ini.

PMB Nasional ini mencakup lima PTKH Negeri terkemuka di Indonesia :

  1. Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Bali
  2. Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram Nusa Tengara Barat
  3. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya Kalimantan Tengah
  4. Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja Bali
  5. Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Jawa Dwipa Klaten Jawa Tengah

Kelima institusi ini menawarkan berbagai program studi unggulan di bidang keagamaan, pendidikan, filsafat, seni, budaya, dan pengembangan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai Hindu.

Pendaftaran penerimaan mahasiswa baru Tahun ajaran 2025 s 2026 melalui laman resmi :


https://ptkhi.or.id

Melalui portal tersebut, calon mahasiswa dapat mengakses informasi lengkap terkait jadwal pendaftaran, persyaratan, program studi, hingga mekanisme seleksi. Sistem ini diharapkan menjadi platform inklusif dan terstandar untuk menyambut mahasiswa Hindu dari seluruh pelosok negeri.

Melalui peluncuran sistem PMB Nasional 2025/2026 ini, Ditjen Bimas Hindu menunjukkan komitmennya dalam menguatkan akses, mutu, dan keberlanjutan pendidikan tinggi Hindu di Indonesia.

“Bergabunglah dengan kami untuk meraih masa depan gemilang! Mari bersama membangun pendidikan Hindu yang kuat, adil, dan merata,”

Langkah ini diharapkan bukan hanya menjadi sistem seleksi semata, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan dan penyatuan visi seluruh komponen pendidikan tinggi Hindu menuju Indonesia Emas 2045.


Berita Pusat LAINNYA