Pasangkayu, Sulbar (BIMAS HINDU) - Dirjen Bimas Hindu Kemenag, Prof. I Nengah Duija, melakukan kunjungan kerja ke Desa Lilimori, Kecamatan Bulutaba, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Minggu (21/12/2025). Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan peresmian Pratama Widyalaya Kumara Bhakti sebagai upaya penguatan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia umat Hindu di wilayah tersebut.
Ketua PHDI Desa Lilimori, I Wayan Parsa, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Dirjen Bimas Hindu yang dinilai sebagai bentuk perhatian nyata negara terhadap umat Hindu di Pasangkayu. Ia juga memohon dukungan kebijakan pemerintah pusat untuk mendorong kemajuan umat Hindu, khususnya di bidang pendidikan dan keagamaan.
Sementara itu, Kepala Sekolah Pratama Widyalaya Kumara Bhakti, Gusti Kadek Suardana, berharap adanya dukungan berkelanjutan dari Ditjen Bimas Hindu dalam pengembangan satuan pendidikan widyalaya. Menurutnya, pembangunan pendidikan widyalaya merupakan langkah konkret dalam menyiapkan SDM Hindu yang unggul dan berkarakter sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Surya Paksi Nusantara, Kadek Muli, menjelaskan bahwa yayasan tersebut lahir dari semangat pengabdian dalam gerakan keumatan, khususnya di bidang pendidikan. Yayasan berkomitmen mengembangkan pendidikan widyalaya di Pasangkayu tidak hanya pada jenjang Pratama Widyalaya, tetapi hingga Utama Widyalaya, sejalan dengan kebijakan dan program Ditjen Bimas Hindu.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasangkayu, H. Muhammad Hatta, mengapresiasi kunjungan Dirjen Bimas Hindu yang untuk pertama kalinya dilakukan secara langsung ke wilayah Pasangkayu. Ia menegaskan bahwa Indonesia adalah bangsa yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebhinekaan. Ia berharap dari Pasangkayu akan lahir generasi muda Hindu yang cerdas, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan melalui pengembangan pendidikan widyalaya.
Perwakilan PHDI Provinsi Sulawesi Barat turut menyampaikan permohonan kebijakan kepada Dirjen Bimas Hindu terkait pengembangan SDM Hindu melalui pendidikan widyalaya, pembangunan pura, serta pengembangan seni dan budaya keagamaan Hindu. Hal senada disampaikan Pembimas Hindu Sulawesi Barat, yang menyampaikan terima kasih atas kehadiran Dirjen beserta rombongan dan berharap aspirasi umat yang disampaikan dapat diakomodasi dalam kebijakan pusat.
Dalam sambutannya, Dirjen Bimas Hindu Prof. I Nengah Duija menegaskan komitmennya untuk membawa seluruh aspirasi umat Hindu di Pasangkayu sebagai dasar pertimbangan dalam pengambilan kebijakan di lingkungan Ditjen Bimas Hindu. Ia menekankan pentingnya pembangunan pura, penguatan pendidikan widyalaya, serta pengembangan kesenian dan budaya Hindu.
Dirjen juga menyoroti pentingnya pengembangan SDM Hindu di Sulawesi Barat yang berjiwa entrepreneur, melalui kreativitas dan penguatan ekonomi umat berbasis rumah ibadah. Menurutnya, masa depan umat berada di tangan generasi muda yang saat ini sedang dipersiapkan melalui pendidikan. “Mereka adalah jembatan menuju masa depan,” tegasnya.
Selain meresmikan Pratama Widyalaya Kumara Bhakti, Dirjen Bimas Hindu juga menyambangi Pura Prajapati Desa Lilimori serta Madyama Widyalaya Desa Mertasari, Kecamatan Pedongga, Kabupaten Pasangkayu. Dalam kesempatan tersebut, Dirjen menyampaikan komitmen Ditjen Bimas Hindu untuk terus membersamai umat dalam pengembangan dan pembangunan keagamaan di Sulawesi Barat.