Tulang Bawang Barat (Bimas Hindu) — Menguatkan ketepatan dan validitas basis data keagamaan di tingkat akar rumput, Penyuluh Agama Hindu Kemenag Kabupaten Tulang Bawang Barat menggembleng para pengurus pura melalui Sosialisasi Pemutakhiran Data Nomor Identitas Rumah Ibadah (NIRI) di Pura Dharma Putra, Tiyuh Murnijaya, Tulang Bawang Barat, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan untuk memastikan data keagamaan meliputi status legalitas, kondisi fisik bangunan, fasilitas, hingga keberlanjutan kepengurusan pura tercatat secara akurat dalam sistem pendataan nasional Ditjen Bimas Hindu Kemenag RI.
Penyuluh Agama Hindu Kemenag Kabupaten Tulang Bawang Barat, Eko Sriwulan, menjelaskan bahwa pemutakhiran NIRI bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan instrumen vital untuk mencegah data ganda serta memastikan program bantuan dan pembinaan pemerintah tepat sasaran.
"Pemutakhiran data bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi merupakan bagian penting dalam memastikan pelayanan keagamaan diberikan berdasarkan kondisi yang nyata. Data yang akurat membantu kita mengetahui keberadaan rumah ibadah, kondisi, serta kebutuhannya, sehingga pembinaan dan pelayanan kepada umat dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran," tegas Eko Sriwulan.
Ia menambahkan, pengurus pura diharapkan aktif memverifikasi dan memperbarui data secara berkala apabila terjadi perubahan struktur pengurus maupun fasilitas fisik tempat ibadah.
"Kami mengajak seluruh umat dan pengurus rumah ibadah Hindu untuk tidak menganggap pemutakhiran data sebagai sesuatu yang rumit. Yang terpenting adalah memastikan informasi yang diberikan benar, lengkap, dan sesuai dengan kondisi terkini. Dari data yang baik, kita dapat menyusun perencanaan yang baik dan menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan umat," lanjutnya.
Melalui konsolidasi pemutakhiran NIRI ini, Kemenag Tulang Bawang Barat berkomitmen mendorong penguatan tata kelola kelembagaan Hindu yang tertib administrasi, transparan, dan terintegrasi secara berkelanjutan.