Cegah Stunting Sejak Dini, Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Semarang Perkuat Edukasi Calon Pengantin

Penyuluh Agama Hindu dalam kegiatan Rembug Stunting

SEMARANG (Bimas Hindu) - Upaya percepatan penurunan angka stunting di tingkat desa terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Langkah konkret ini diwujudkan melalui partisipasi aktif Penyuluh Agama Hindu dalam kegiatan Rembug Stunting yang digelar di Aula Kantor Desa Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, pada Jumat (04/9/2026).

Kegiatan yang bertujuan untuk menyelaraskan program pencegahan stunting ini menghimpun berbagai pemangku kepentingan. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Kecamatan Bawen, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), Kepala KUA, Penyuluh Agama Hindu, Bidan Desa, kader PKK, hingga jajaran RT/RW setempat.

Kehadiran Penyuluh Agama Hindu menjadi perhatian khusus dalam forum strategis ini. Selain menjalankan tugas pembinaan kerohanian, penyuluh kini mengambil peran nyata dalam mengedukasi masyarakat terkait pentingnya pencegahan stunting sejak fase pra-nikah.

Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Semarang, apt. Lestari Putri, S.Farm., menegaskan bahwa bimbingan calon pengantin (catin) merupakan benteng utama dalam mencetak generasi masa depan yang sehat dan berkualitas. Menurutnya, edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan pemenuhan gizi keluarga perlu ditanamkan secara matang sebelum pasangan melangkah ke jenjang pernikahan.

“Pencegahan stunting harus dilakukan dari hulu, bahkan sebelum pernikahan berlangsung. Melalui bimbingan calon pengantin, kami mengedukasi para calon pasangan suami istri agar memiliki kesiapan fisik dan mental dalam membangun keluarga yang sehat,” ujar Lestari Putri di sela-sela kegiatan.

Forum Rembug Stunting ini diharapkan mampu menghadirkan pendampingan yang berkelanjutan bagi masyarakat mulai dari tahap calon pengantin, masa kehamilan, hingga pola asuh tumbuh kembang anak. Keterlibatan aktif Penyuluh Agama Hindu membuktikan bahwa penanganan stunting merupakan tanggung jawab moral dan sosial bersama seluruh elemen masyarakat, bukan sekadar tugas sektor kesehatan semata.

Kontributor : Lestari Putri


Berita Daerah LAINNYA