Mesuji (Bimas Hindu) — Menguatkan pendidikan karakter berbasis nilai keagamaan sejak dini, Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mesuji bersama tenaga pendidik menggelar pembinaan di Pasraman Maruti Jnana, Kabupaten Mesuji, Lampung, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan pembinaan yang dipimpin oleh Penyuluh Agama Hindu Kemenag Mesuji, Ni Ketut Putriani, dan Guru Pasraman Maruti Jnana, Wayan Aseh Sudiarta, ini berfokus pada penanaman nilai-nilai Tri Pararta (Asih, Punia, Bhakti) serta ajaran Tat Twam Asi.
Penyuluh Agama Hindu Kemenag Mesuji, Ni Ketut Putriani, menjelaskan bahwa pendidikan pasraman menjadi sarana vital untuk membentuk empati, kasih sayang, dan sikap saling menghormati di tengah kehidupan bermasyarakat.
"Melalui pembinaan di pasraman, anak-anak diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan tentang ajaran agama Hindu, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Ni Ketut Putriani.
Guru Pasraman Maruti Jnana, Wayan Aseh Sudiarta, menambahkan bahwa pembentukan karakter generasi muda memerlukan konsistensi melalui pembiasaan dan keteladanan yang berlanjut dari lingkungan sekolah hingga rumah tangga.
"Melalui penanaman nilai Tri Pararta, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang baik, jujur, memiliki empati, serta mampu menerapkan ajaran Dharma dalam kehidupan bermasyarakat," pangkas Wayan Aseh Sudiarta.
Melalui bimbingan keagamaan yang terstruktur di Pasraman Maruti Jnana ini, Kemenag Kabupaten Mesuji berkomitmen untuk terus mengawal pembinaan generasi muda Hindu di Lampung agar tumbuh menjadi Anak Suputra yang berkarakter mulia, cerdas, dan berkontribusi positif bagi bangsa.
Kontributor: Ni Ketut Putriani,S.sos.H