Edukasi Pilah Sampah Sejak Dini Warnai Kegiatan Desa Mitra 2026 di Pasraman Radite Widya Jepara

Belajar menjaga bumi dimulai dari kebiasaan sederhana

Jepara (Bimas Hindu) - Edukasi kepedulian terhadap lingkungan dikenalkan kepada generasi muda Hindu melalui kegiatan Desa Mitra 2026 yang digelar Keluarga Mahasiswa Jepara Semarang (KMJS) di Pasraman Non Formal Radite Widya Jepara, Desa Plajan, Kabupaten Jepara, Senin (3/8/2026). Kegiatan ini mengajak siswa jenjang TK dan SD memahami pentingnya memilah sampah sebagai bagian dari pembentukan karakter peduli lingkungan sejak usia dini.

Program tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat Desa Mitra 2026 yang diinisiasi KMJS. Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, para mahasiswa memperkenalkan berbagai jenis sampah serta mengajarkan cara memilah sampah sesuai kategorinya agar mudah dipahami dan dipraktikkan oleh anak-anak.

Pembelajaran dikemas dalam suasana yang menyenangkan melalui permainan edukatif, praktik langsung, dan diskusi sederhana. Setelah mengikuti pengenalan materi, peserta diajak memilah sampah organik dan anorganik, kemudian menempatkannya pada tempat sampah sesuai jenisnya. Rangkaian kegiatan juga diselingi sesi ice breaking dan kuis untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan.

Kepala Pasraman Non Formal Radite Widya Jepara, Dwi Astuti, S.Pd.H., menyampaikan apresiasi atas kepedulian para mahasiswa yang telah berbagi pengetahuan kepada anak-anak pasraman melalui kegiatan yang edukatif dan bermanfaat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa Keluarga Mahasiswa Jepara Semarang yang telah memberikan edukasi tentang pentingnya memilah sampah kepada anak-anak Pasraman Radite Widya. Kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan mereka, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sejak dini," ujar Dwi Astuti.

Menurutnya, pembiasaan menjaga kebersihan lingkungan perlu ditanamkan sejak usia anak agar menjadi bagian dari karakter yang terbawa hingga dewasa. Pasraman, kata dia, tidak hanya menjadi tempat belajar ajaran agama Hindu, tetapi juga ruang pembentukan nilai-nilai kehidupan, termasuk kepedulian terhadap lingkungan.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Anak-anak aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari praktik memilah sampah hingga menjawab pertanyaan dalam kuis yang disiapkan oleh para mahasiswa. Pendekatan belajar yang menyenangkan membuat materi lebih mudah dipahami sekaligus mendorong peserta untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Desa Mitra 2026 di Pasraman Non Formal Radite Widya Jepara menjadi wujud kolaborasi antara mahasiswa dan lembaga pendidikan keagamaan dalam menanamkan budaya hidup bersih kepada generasi muda. Melalui edukasi sederhana yang dilakukan secara langsung, peserta diajak memahami bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan kecil, seperti membuang dan memilah sampah dengan benar di rumah, pasraman, maupun lingkungan sekitar.


Berita Daerah LAINNYA