Mataram (Bimas Hindu) - Bukti nyata kualitas dan daya saing internasional Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram kembali terukir di kancah global. Sebanyak empat mahasiswa berprestasi dari Program Studi Pariwisata Budaya dan Keagamaan secara resmi melaporkan keberhasilan mereka menyelesaikan program magang profesional selama satu tahun penuh di Jepang, Selasa (4/8/2026).
Keempat mahasiswa bertalenta tersebut ialah I Gusti Bagus Wira Putra, I Wayan Wirya Pradnya, Ni Made Pursita Nadwiani, dan Nyoman Efendi yang telah menimba ilmu serta pengalaman industri perhotelan dan restoran terkemuka di kawasan Okinawa dan Nagano.
Didampingi Koordinator Program Studi Pariwisata Budaya dan Keagamaan, Ni Putu Sasmika Dewi, S.S., M.Si., para mahasiswa diterima langsung oleh Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd.;
Dalam penyambutannya, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan ketangguhan para mahasiswa yang telah menjaga nama baik almamater serta bangsa Indonesia di tingkat internasional.
"Pengalaman global ini memiliki nilai yang sangat strategis. Kami mendorong para mahasiswa magang untuk membagikan kisah sukses serta inspirasi ini kepada adik-adik kelas demi menjaga keberlanjutan regenerasi program internasional di masa depan," ujar Prof. I Wayan Wirata.
Mewakili rekan-rekannya, perwakilan mahasiswa menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dukungan penuh lembaga selama persiapan hingga pelaksanaan magang. Pengalaman satu tahun di Negeri Sakura memberikan pembelajaran industri yang sangat bernilai, khususnya dalam menguasai standar pelayanan hospitality Jepang (omotenashi), kedisiplinan, serta etika kerja.
Program magang internasional ini terwujud berkat kerja sama strategis antara IAHN Gde Pudja Mataram dengan Yayasan Lembaga Pendidikan Bahasa Go Gakko. Melalui keberhasilan ini, IAHN Gde Pudja Mataram berkomitmen untuk terus memperluas jejaring kemitraan global guna mencetak lulusan yang berakar kuat pada nilai budaya dan keagamaan, sekaligus unggul serta berdaya saing internasional.