Gaungkan Nilai Dharma, Umat Hindu Pringsewu Perkuat Sradha Bhakti Lewat Tradisi Pesantian

Pelestarian tradisi pesantian antar-rumah,

Pringsewu (Bimas Hindu) — Umat Hindu Banjar Sweta Mandala, Desa Mataram, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, terus merawat seni budaya keagamaan dan keharmonisan komunitas. Komitmen ini diwujudkan melalui persembahyangan bersama dan pelestarian tradisi pesantian antar-rumah, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan berbasis kearifan lokal ini dipimpin oleh Jro Mangku setempat dan dihadiri puluhan umat. Lantunan bait-bait suci kidung pesantian yang mengalun khidmat tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga wadah interaktif untuk mempererat tali silaturahmi serta memperdalam pemahaman nilai-nilai Dharma di tingkat banjar.

Penyuluh Agama Hindu Kemenag Kabupaten Pringsewu, Dewi Yunairi, menegaskan bahwa metode pesantian dari rumah ke rumah menjadi strategi pembinaan yang sangat relevan dalam menjaga ketahanan mental dan spiritual keluarga Hindu.

"Pesantian adalah sarana yang sangat indah untuk mendekatkan sastra suci kepada masyarakat. Melalui nada dan lantunan kidung, pesan-pesan Dharma menjadi lebih mudah diresapi. Tradisi berbasis komunitas ini terbukti efektif memperkuat nilai Tat Twam Asi rasa persaudaraan dan kepedulian antarumat di tengah dinamika kehidupan modern," terang Dewi Yunairi.

Sinergi antara pendampingan Penyuluh Agama Hindu Kemenag dan semangat gotong royong warga Banjar Sweta Mandala ini membuktikan bahwa penguatan nilai-nilai keagamaan dapat tumbuh subur melalui pendekatan budaya lokal.

Melalui konsistensi kegiatan ini, Kemenag Pringsewu berharap fondasi spiritual masyarakat di Desa Mataram tetap kokoh, sekaligus menjadi inspirasi bagi pengembangan syiar keagamaan berbasis keluarga di wilayah Lampung.

 

Kontributor: Dewi Yunairi


Berita Daerah LAINNYA