Meringankan Beban Umat, Pesemetonan Pura Gerombong Lampung Tengah Gelar Ngaben Massal 5 Tahunan

Upacara Ngaben Massal lima tahunan di Kampung Dharma Agung

Lampung Tengah (Bimas Hindu) — Dalam upaya membantu meringankan beban pembiayaan upacara keagamaan masyarakat sekaligus mempererat tali persaudaraan (Menyama Braya), Pesemetonan Pura Gerombong menggelar upacara Ngaben Massal lima tahunan di Kampung Dharma Agung, Kecamatan Seputih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (1/9/2026).

Upacara sakral yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Nyoman Buruan ini diikuti oleh 20 peserta sawa (9 warga Gerombong dan 11 warga luar) serta 14 peserta Ngelungah. Tak kurang dari 700 umat tumpah ruah mengikuti rangkaian prosesi dengan penuh kekhusyukan.

Ketua Pesemetonan Pura Gerombong, Wayan Jaya, menyampaikan bahwa program kolektif ini digagas untuk memberikan solusi efisiensi pembiayaan Pitra Yadnya bagi keluarga yang membutuhkan.

"Pelaksanaan ngaben secara pribadi memerlukan biaya yang cukup besar. Melalui skema massal ini, beban finansial keluarga dapat diringankan secara signifikan tanpa mengurangi kesucian dan makna ajaran Dharma," terang Wayan Jaya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi langsung dari Pemerintah Daerah dan Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah. Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., yang hadir bersama jajaran Kemenag dan Camat Seputih Mataram, memuji kekompakan dan solidaritas sosial umat.

"Ini merupakan wujud nyata keguyuban umat dalam melaksanakan Dharma Agama. Ketika masyarakat bersatu dan bergotong royong, kewajiban keagamaan yang berat menjadi jauh lebih ringan," ujar I Komang Koheri.

Sementara itu, Penyelenggara Hindu Kemenag Kabupaten Lampung Tengah, Dewa Gede Raka Ananta, S.Ag., M.Pd.H., menambahkan bahwa konsistensi kegiatan ini membuktikan kuatnya nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Selain manfaat spiritual dan sosial, kemeriahan ritual keagamaan ini juga memberikan dampak ekonomi positif dengan menggerakkan lapak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pedagang kuliner lokal di sekitar kawasan Pura.

 

Kontributor: KETUT SUWARTA


Berita Daerah LAINNYA