Tulang Bawang Barat (Bimas Hindu) — Mengintegrasikan latihan kebugaran jasmani dengan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai spiritual, pembinaan rohani Hindu (ROHIN) yang mengulas keterkaitan praktik Yoga dan ajaran Tri Guna digelar di aula terbuka SMA Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan pembinaan yang diikuti oleh puluhan siswa Hindu tersebut dipimpin langsung oleh Pembimbing Keagamaan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat, Eko Sriwulan.
Dalam sesi tersebut, para peserta didik tidak hanya dipandu mempraktikkan olah tubuh, tetapi juga dibekali pemahaman mendalam tentang penyeimbangan Tri Guna tiga sifat dasar pembentuk kecenderungan pikiran manusia, yakni Sattwa (kejernihan/kebaikan), Rajas (keaktifan/kegelisahan), dan Tamas (keheningan/kemalasan).
Melalui olah Yoga, energi dinamis (Rajas) dan sifat kaku (Tamas) siswa diarahkan serta dilatih agar bertransformasi menjadi kualitas pikiran yang jernih, tenang, dan fokus (Sattwa).
Pembimbing Keagamaan Kemenag Kabupaten Tulang Bawang Barat, Eko Sriwulan, menjelaskan bahwa pemahaman Tri Guna sangat penting diberikan kepada generasi muda agar mereka mampu mengenali emosi dan perilaku diri sendiri.
“Sattwa, Rajas, dan Tamas bukan sekadar konsep yang dipelajari dalam teori, melainkan terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Ketika kita tenang, jernih, dan mampu berpikir sebelum bertindak, di sana kualitas Sattwa berkembang. Ketika kita gelisah dan dikuasai keinginan, Rajas sedang kuat. Ketika kita malas dan kehilangan semangat, Tamas sedang memengaruhi diri kita,” ujar Eko Sriwulan.
Ia menambahkan, keteraturan posisi tubuh dan pernapasan dalam Yoga menjadi sarana paling efektif untuk melatih kedisiplinan serta ketahanan mental pelajar di sekolah.
“Melalui Yoga, anak-anak belajar bahwa sebelum mengendalikan sesuatu di luar diri, kita harus belajar mengendalikan diri sendiri. Napas yang teratur membantu menenangkan pikiran, pikiran yang tenang membantu mengambil keputusan dengan lebih baik, dan keputusan yang baik akan melahirkan perilaku yang sesuai dengan Dharma,” tambahnya.
Melalui pendampingan keagamaan berkelanjutan di lingkungan sekolah ini, Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat terus berkomitmen mencetak generasi muda yang cerdas secara intelektual serta tangguh secara mental dan spiritual.
kontributor: Eko Sriwulan