Karangasem (Bimas Hindu) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karangasem mengawal verifikasi readiness criteria Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pada tiga lembaga pendidikan Hindu, Senin (24/8/2026). Verifikasi dilakukan untuk memastikan usulan rehabilitasi sarana dan prasarana Widyalaya disusun berdasarkan kondisi faktual di lapangan.
Tiga lembaga yang menjadi sasaran verifikasi adalah Utama Widyalaya Astika Dharma, Adi Widyalaya Suar Dwipa Giri Mekar, dan Pratama Widyalaya Rare Semesta.
Pendampingan dipimpin Pelaksana Tugas Kepala Seksi Pendidikan Hindu Kemenag Karangasem, I Nyoman Astawa, bersama tim teknis Kementerian Pekerjaan Umum Provinsi Bali.
Tim melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap sarana dan prasarana yang membutuhkan perbaikan. Pemeriksaan meliputi tingkat kerusakan fisik bangunan, kelayakan ruang belajar, serta kondisi berbagai fasilitas pendukung pembelajaran.
“Kami memastikan data yang dihimpun benar-benar sesuai dengan kondisi riil Widyalaya. Ketelitian dalam verifikasi sangat penting karena akan menentukan kelayakan usulan rehabilitasi agar tepat sasaran,” ujar Astawa.
Setiap temuan lapangan dicatat secara sistematis sebagai dasar penyusunan dokumen kriteria kesiapan. Data tersebut diperlukan agar kebutuhan rehabilitasi dapat dipetakan secara akurat dan usulan yang diajukan memenuhi persyaratan program.
Astawa menegaskan bahwa pemenuhan readiness criteria menjadi langkah penting dalam mewujudkan fasilitas pendidikan Hindu yang lebih representatif, aman, dan layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Melalui pendampingan tersebut, Kemenag Karangasem berkomitmen terus mengawal peningkatan kualitas sarana dan prasarana Widyalaya. Upaya ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik Hindu di Kabupaten Karangasem.
Kontributor : Finxi