Tumbuhkan Harmoni dengan Alam, Pasraman Padma Bhuana Saraswati Ajak Siswa Belajar di Luar Kelas

Pembelajaran di luar ruang yang diselenggarakan oleh Pasraman Padma Bhuana Saraswati Yogyakarta.

Yogyakarta (Bimas Hindu) — Suasana penuh keakraban dan keceriaan mewarnai kegiatan outing atau pembelajaran di luar ruang yang diselenggarakan oleh Pasraman Padma Bhuana Saraswati Yogyakarta. Mengusung tema "Bersama Alam, Tumbuh dalam Harmoni, Berkreasi dan Berprestasi", kegiatan edukatif ini dipusatkan di kawasan wisata alam Kali Klangsi, Margomulyo, Kecamatan Seyegan, Kabupaten Sleman, pada Minggu (23/8/2026).

Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh 40 peserta didik beserta delapan orang tenaga guru pembimbing. Menariknya, agenda ini turut melibatkan partisipasi aktif dari para orang tua murid serta dihadiri oleh Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) DIY, jajaran pengurus pasraman, dan unsur dari Bimas Hindu. Kehadiran berbagai elemen lintas sektor tersebut menegaskan pentingnya sinergi bersama dalam mendampingi tumbuh kembang generasi muda Hindu yang holistik.

Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Hindu DIY, Didik Widya Putra, yang hadir langsung di lokasi, mengajak anak-anak untuk senantiasa belajar menghargai dan hidup selaras dengan alam sekitar. Menurutnya, lingkungan alam tidak sekadar berfungsi sebagai tempat bermain, melainkan menjadi ruang pembelajaran yang kaya untuk mengenali jati diri dan merajut cita-cita.

"Dengan belajar menghargai dan berharmoni dengan alam, anak-anak dapat semakin mengenali potensi dirinya. Dari sana, mereka dapat menyusun mimpi dan membuat rencana untuk mewujudkannya. Kenali potensimu, susun mimpimu, rencanakan langkahmu, dan wujudkan cita-citamu dengan tetap menghargai serta menjaga harmoni dengan alam," pesan Didik memotivasi para peserta didik.

Hal senada turut ditegaskan oleh Ketua Pasraman Padma Bhuana Saraswati, I Ketut Muwaranata. Ia menilai bahwa agenda outing ini dirancang khusus sebagai sarana yang efektif untuk mempererat benang merah komunikasi antara anak, orang tua, guru, dan pengurus pasraman di luar rutinitas akademis.

"Outing ini bukan sekadar kegiatan bersama, tetapi menjadi momentum meningkatkan keakraban anak, orang tua, guru, dan pengurus. Dengan kebersamaan dan dukungan yang maksimal dari seluruh pihak, kita berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas sekaligus berbudaya," ujar I Ketut Muwaranata.

Rangkaian kegiatan di alam terbuka ini memberikan gambaran nyata bahwa proses pendidikan keagamaan di pasraman tidak melulu harus terkungkung di dalam sekat-sekat ruang kelas. Alam, kebersamaan, kreativitas, dan pengalaman langsung merupakan pilar-pilar esensial dalam membentuk karakter anak. Melalui pendekatan partisipatif ini, generasi Hindu diajak untuk tumbuh dengan kesadaran penuh bahwa kecerdasan akademik akan selalu lebih bermakna ketika berjalan beriringan dengan keluhuran budi pekerti dan harmoni dengan semesta.

 

Kontributor: Heni Purwanti


Berita Daerah LAINNYA