Karangasem (Bimas Hindu) — Mengakselerasi transformasi digital birokrasi sekaligus meningkatkan kompetensi tata kelola administrasi pendidikan keagamaan, sosialisasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) digelar bagi para guru Pendidikan Agama Hindu di SDN 2 Duda Timur, Kabupaten Karangasem, Bali, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan pembinaan terpadu yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karangasem ini menyasar para tenaga pendidik jenjang SD, SMP, SMA/SMK, hingga satuan pendidikan Widyalaya dari empat wilayah kecamatan, yakni Bebandem, Selat, Rendang, dan Sidemen.
Sosialisasi ini difokuskan untuk mematangkan kesiapan teknis para guru dalam mengoperasikan sistem administrasi berbasis digital yang lebih cepat, efisien, legal, dan akuntabel.
Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Kabupaten Karangasem, I Nyoman Astawa, menekankan bahwa penguasaan TTE merupakan langkah vital dalam mewujudkan ekosistem pelayanan pendidikan yang adaptif terhadap era digitalisasi.
“Pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik menjadi bagian dari transformasi layanan administrasi yang perlu dipahami dan dimanfaatkan oleh guru. Dengan penguasaan teknologi, layanan dapat berjalan lebih efektif, aman, dan efisien,” ujar I Nyoman Astawa.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula perkenalan Kepala Seksi Pendidikan Hindu Kemenag Karangasem yang baru, Ida Bagus Gede Wirawibawa, guna mempererat jalur koordinasi dan sinergi pembinaan mutu pendidikan keagamaan di wilayah Karangasem.
Melalui penguatan kapasitas teknologi informasi bagi tenaga pendidik ini, Kementerian Agama Kabupaten Karangasem berkomitmen untuk terus mendorong pemerataan mutu layanan pendidikan Hindu yang modern, transparan, dan profesional.
Kontributor: Finxi