Serang (Bimas Hindu) — Guna memperkuat sinergi dan dukungan terhadap pembinaan kehidupan keagamaan, Panitia Ngenteg Linggih Parahyangan Bhuwana Raksati bersama Lembaga Pendidikan Dharma Gita (LPDG) Provinsi Banten menggelar audiensi dengan Gubernur Banten.
Pertemuan yang berlangsung hangat ini dilaksanakan di Kantor Gubernur Provinsi Banten, Selasa (4/8/2026), dengan didampingi langsung oleh Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten.
Dalam audiensi tersebut, perwakilan Panitia Ngenteg Linggih menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan penuh Pemerintah Provinsi Banten terhadap seluruh rangkaian Karya Agung Ngenteg Linggih Parahyangan Bhuwana Raksati.
Panitia secara khusus mengapresiasi kehadiran perwakilan Gubernur Banten, yakni Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Sekretariat Daerah Provinsi Banten, Dr. Kamarudin, M.A.P., pada acara penutupan Karya Agung tanggal 1 Agustus 2026 lalu.
"Kehadiran perwakilan Bapak Gubernur pada puncak acara kami menjadi wujud nyata kepedulian, pengayoman, dan dukungan Pemerintah Provinsi Banten terhadap kegiatan keagamaan umat Hindu. Kami sangat mengapresiasi sinergi yang terjalin luar biasa ini," ungkap perwakilan panitia di hadapan Gubernur.
Pada momentum yang sama, panitia juga menyerahkan prasasti peresmian Parahyangan Bhuwana Raksati, Sodong, yang telah dipersiapkan khusus untuk ditandatangani oleh Gubernur Banten sebagai legalitas dan tonggak sejarah berdirinya tempat suci tersebut.
Agenda audiensi kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari pengurus LPDG Banten. Pihak LPDG membahas progres persiapan pelaksanaan Seleksi Utsawa Dharma Gita (UDG) Tingkat Provinsi Banten, yang dijadwalkan akan digelar pada 12 September 2026 di Pura Eka Wira Anantha, Kota Serang.
Jajaran LPDG Banten turut menyampaikan permohonan resmi kepada Gubernur Banten agar berkenan hadir sekaligus membuka secara resmi ajang pencarian bakat seni keagamaan dan literasi Hindu tingkat provinsi tersebut.
Terkait pelaksanaan audiensi ini, Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Banten menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektoral adalah kunci majunya pembinaan umat.
"Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk semakin memperkuat sinergi tiga pilar, yakni Pemerintah Provinsi Banten, Kanwil Kementerian Agama, dan elemen umat Hindu. Kolaborasi yang harmonis ini menjadi modal utama dalam melestarikan nilai budaya dan meningkatkan kualitas pembinaan generasi muda Hindu di Tanah Jawara," terang Pembimas Hindu.
Kolaborasi berkesinambungan ini diharapkan mampu mendukung pembangunan kehidupan beragama yang harmonis, inklusif, dan berdaya saing di Provinsi Banten.