Perkuat Sradha dan Karakter Generasi Muda, Rohin Hindu Pagar Dewa Implementasikan Dharma Vartanam dalam Pembinaan Siswa

Rohani Hindu (Rohin) Pekon Jaya Makmur, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tulang Bawang Barat

TULANG BAWANG BARAT (Bimas Hindu) – Rohani Hindu (Rohin) Pekon Jaya Makmur, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tulang Bawang Barat menggelar kegiatan pembinaan keagamaan pada Senin (7/9/2026). Kegiatan yang diikuti oleh 30 siswa ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman nilai-nilai keagamaan sekaligus membentuk karakter religius generasi muda Hindu sejak dini.

Dipandu oleh Pembina Rohin Hindu, Ni Ketut Dewi, pembinaan kali ini berfokus pada penyampaian materi Dharma Vartana dan penguatan Panca Sradha. Melalui materi Dharma Vartana, para siswa diajak untuk tidak hanya memahami ajaran agama secara teoritis, tetapi juga mengimplementasikannya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Dharma Vartana mengajarkan kepada anak-anak bahwa nilai agama harus hadir dalam perilaku. Jangan sampai kita hanya mengetahui ajaran Dharma, tetapi belum mampu menerapkannya. Dharma akan menjadi kekuatan apabila diwujudkan melalui tindakan nyata setiap hari,” tegas Ni Ketut Dewi di sela-sela pembinaan.

Dalam pemaparannya, pembina mengarahkan siswa untuk menerapkan nilai-nilai Dharma melalui tindakan sederhana namun mendasar, seperti menghormati orang tua dan guru, berkata jujur, disiplin belajar, menjaga pergaulan, menyucikan pikiran, perkataan, dan perbuatan (Tri Kaya Parisudha), hingga bijak dalam memanfaatkan media sosial.

Selain penguatan perilaku, kegiatan ini juga memperdalam pemahaman siswa mengenai lima dasar keyakinan agama Hindu (Panca Sradha), yaitu keyakinan terhadap Brahman, Atman, Karmaphala, Punarbhawa, dan Moksa. Pemahaman ini penting agar siswa menyadari bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi, sehingga mereka tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab.

“Ketika anak memahami Panca Sradha, mereka diharapkan memiliki pegangan dalam menentukan sikap. Mereka belajar bahwa setiap perbuatan memiliki akibat, sehingga harus berpikir sebelum bertindak, memilih perbuatan yang baik, dan bertanggung jawab atas apa yang dilakukan,” lanjutnya.

Melalui pembinaan berkesinambungan ini, diharapkan lahir generasi muda Hindu di Kabupaten Tulang Bawang Barat yang tidak hanya memiliki Sradha (keyakinan) yang kuat, tetapi juga berkarakter mulia, berakhlak, serta mampu menebarkan nilai-nilai kebajikan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Kontributor: Eko Sriwulan


Berita Daerah LAINNYA