Siaran Dharma Kemenag Klungkung: Mengukuhkan Peran Keluarga dalam Pendidikan Karakter Anak Hindu

Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Klungkung dalam siaran Dharma di Radio Srinadi 99,7 FM

Klungkung (BIMAS HINDU) – Membangun fondasi karakter anak bukan sekadar tugas lembaga pendidikan, melainkan tanggung jawab utama yang bermula dari lingkungan keluarga. Kesadaran akan krusialnya peran orang tua inilah yang diangkat oleh Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Klungkung dalam siaran Dharma di Radio Srinadi 99,7 FM, Kamis (02/07/2026). Mengangkat tema "Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak Hindu", siaran ini menekankan bahwa keluarga adalah madrasah pertama dalam menanamkan nilai-nilai Dharma sejak usia dini.

Penyuluh Agama Hindu Kemenag Klungkung, Komang Diantini, menjelaskan bahwa edukasi karakter pada anak harus disadari telah berlangsung bahkan sebelum sang buah hati lahir ke dunia.

"Kami menyampaikan bahwa peran orang tua dalam mendidik anak sejatinya telah dimulai sejak anak masih berada dalam kandungan, melalui perhatian, kasih sayang, doa, serta penanaman energi positif yang diyakini turut memengaruhi tumbuh kembang anak sejak dini," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Komang Diantini mengulas pedoman luhur dari ajaran Hindu yang tertuang dalam Nitisastra Sloka 3.18, yang menjadi pijakan bagi orang tua dalam pola asuh yang adaptif sesuai jenjang usia anak.

"Sloka ini mengajarkan bahwa anak hendaknya diasuh dengan kasih sayang pada masa kecil, diberikan pendidikan disiplin pada masa pertumbuhan, dan ketika memasuki usia remaja hingga dewasa, orang tua diharapkan membangun hubungan yang lebih terbuka layaknya seorang sahabat," sambungnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pendidikan karakter yang efektif bersandar pada konsistensi orang tua dalam memberikan teladan nyata di rumah. Ketika keluarga mampu menjalankan peran tersebut dengan kasih sayang dan komunikasi yang sehat, maka anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, beretika, serta memiliki pemahaman nilai-nilai Hindu yang kokoh sebagai kompas dalam kehidupan sehari-hari.

Langkah edukasi melalui siaran radio ini merupakan wujud nyata dari upaya Kemenag dalam menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Selaras dengan semangat Asta Protas Kemenag, pembinaan ini diharapkan mampu mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang unggul, ramah, dan terintegrasi, dengan menempatkan peran keluarga sebagai fondasi paling utama dalam mencetak generasi penerus yang berkarakter luhur.


Berita Daerah LAINNYA