BANGLI (BIMAS HINDU) - Pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda Hindu terus diperkuat dari tingkat tapak. Berkomitmen membina nilai-nilai spiritual sejak usia dini, kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan Hindu digelar bagi kelompok anak-anak Hindu di wilayah binaan Desa Adat Tembuku Kelod, Kecamatan Tembuku (23/7).
Sebanyak 58 anak-anak Hindu tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembinaan. Pembinaan difokuskan pada penguatan praktik keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pemahaman mengenai sikap badan (asana) serta posisi tangan (mudra) yang benar saat melangsungkan persembahyangan.
Penyuluh Agama Hindu, Ni Wayan Wiraswastini, mengemas penyampaian materi secara menarik melalui pendekatan diskusi interaktif, praktik langsung, hingga metode story telling (bercerita). Pendekatan edukatif ini memudahkan para peserta dalam memahami, menghayati, serta mengamalkan ajaran agama secara menyenangkan.
Suasana pembinaan semakin hidup saat memasuki sesi Dharma Tula. Para peserta secara aktif mengajukan pertanyaan mendalam seputar makna luhur yang terkandung di dalam bait-bait Mantra Tri Sandhya. Rasa ingin tahu dan antusiasme ini menjadi cerminan dari benih-benih semangat spiritualitas yang tumbuh mekar pada diri generasi penerus.
Ni Wayan Wiraswastini menegaskan bahwa pendampingan spiritual anak usia dini merupakan investasi moral yang sangat krusial dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia.
"Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, kami berharap anak-anak tidak hanya memahami tata cara persembahyangan secara lahiriah, tetapi juga mampu menghayati makna doa dan mengamalkan nilai-nilai ajaran Hindu dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, akan lahir generasi Hindu yang religius, berintegritas, serta mencintai agama, budaya, dan bangsa," ujar Ni Wayan Wiraswastini.
Kegiatan bimbingan spiritual ini dijadwalkan akan terus bergulir secara berkala setiap hari Kamis. Pembinaan rutin ini menjadi wujud nyata komitmen dalam membangun landasan moral dan spiritual umat, memastikan pendar ajaran Dharma tetap bersinar terang dari generasi ke generasi.