Teguhkan Komitmen Berlandaskan Dharma, Pembimas Hindu Kemenag Babel Pimpin Upacara Suddhi Wadani di Pangkalpinang

I Nengah Wiardiasa, S.Ag., selaku Pinandita memimpin secara langsung (memuput) rangkaian upacara sakral Suddhi Wadani

PANGKALPINANG (Bimas Hindu) - Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, I Nengah Wiardiasa, S.Ag., selaku Pinandita memimpin secara langsung (memuput) rangkaian upacara sakral Suddhi Wadani. Prosesi keagamaan yang berlangsung khidmat ini digelar di Wantilan Pura Jagatnatha Surya Kencana, Kota Pangkalpinang, pada Sabtu (5/9/2026).

Upacara Suddhi Wadani dilaksanakan sesuai dengan tata cara keagamaan Hindu sebagai wujud pengukuhan dan penyucian diri seseorang yang dengan tulus ikhlas mengesahkan keyakinannya untuk menjalani kehidupan berlandaskan ajaran Dharma.

Selain keluarga besar, acara ini turut disaksikan oleh jajaran tokoh keumatan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, antara lain pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Babel, PHDI Kota Pangkalpinang, serta Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Babel. Kehadiran para tokoh ini menjadi wujud nyata dukungan moral serta keterlibatan lembaga keagamaan dalam mendampingi umat.

Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Babel sekaligus Pinandita yang memimpin prosesi, I Nengah Wiardiasa, S.Ag., menegaskan bahwa memasuki kehidupan beragama Hindu merupakan sebuah perjalanan spiritual yang membutuhkan keteguhan hati serta pendampingan yang berkelanjutan.

“Dalam menjalani kehidupan sebagai umat Hindu, seseorang tidak cukup hanya memiliki keyakinan secara pribadi, tetapi juga membutuhkan dukungan dari lingkungan di sekitarnya. Terlebih, yang bersangkutan dalam waktu dekat akan melangsungkan Pawiwahan dengan pasangan yang beragama Hindu. Oleh karena itu, dukungan dari keluarga dan umat menjadi sangat penting, dan dukungan dari calon suami tentu menjadi yang paling utama,” tegas I Nengah Wiardiasa di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa peran calon suami sangat krusial sebagai pembimbing moral dan spiritual dalam membangun fondasi rumah tangga yang harmonis.

“Calon suami diharapkan dapat memberikan pendampingan, penguatan, dan keteladanan dalam menjalankan ajaran agama Hindu. Dengan saling mendukung, mengingatkan, dan bersama-sama melaksanakan kewajiban keagamaan, diharapkan rumah tangga yang dibangun nantinya dapat menjadi keluarga yang harmonis, sejahtera, serta senantiasa berpegang teguh pada Dharma,” tambahnya.

Melalui upacara yang berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 17.00 WIB ini, Bimas Hindu Kemenag Babel berharap semangat Vasudhaiva Kutumbakam bahwa kita semua adalah satu keluarga dapat terus diwujudkan. Momentum Suddhi Wadani diharapkan menjadi titik awal bagi umat untuk memperdalam ajaran Hindu dan mengimplementasikannya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Kontributor: G.A.K. Triana Pratiwi, S.Pd.


Berita Daerah LAINNYA