Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia, Kolaborasi Kemenag Karangasem dan Posyandu Tiyingtali Sosialisasikan 6 Kebiasaan Sehat Perspektif Hindu

Kemenag Karangasem dan Posyandu Tiyingtali Sosialisasikan 6 Kebiasaan Sehat Perspektif Hindu

AMLAPURA (Bimas Hindu) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karangasem melalui Penyuluh Agama Hindu meneguhkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan bimbingan keagamaan holistik yang menyentuh aspek rohani sekaligus jasmani. Bekerja sama dengan Penata Layanan Operasional Kecamatan Abang dan Posyandu Desa Tiyingtali, Kemenag Karangasem menggelar penyuluhan bertema "Enam Kebiasaan Sehat bagi Lansia Perspektif Hindu" bagi 20 lansia di Banjar Celuk, Desa Tiyingtali, Karangasem (10/9/2026).

Kegiatan kolaboratif ini diinisiasi untuk mengintegrasikan nilai-nilai ajaran Dharma dengan pola hidup sehat guna meningkatkan kebugaran fisik, ketenangan pikiran, serta keharmonisan sosial para lansia di masa senja.

Penyuluh Agama Hindu, I Putu Agus Ananta Wijaya Sari, memaparkan enam pilar kebiasaan sehat yang sangat krusial diterapkan secara konsisten oleh lansia demi menjaga vitalitas tubuh.

"Enam kebiasaan baik yang penting diterapkan oleh lansia meliputi: aktif bergerak, mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang, minum air putih yang cukup, memiliki waktu tidur yang cukup dan berkualitas, rutin memeriksakan kesehatan, serta tetap aktif bersosialisasi dan melatih pikiran," jelas Ananta Wijaya di hadapan para peserta.

Senada dengan hal tersebut, Penyuluh Agama Hindu Ni Ketut Ayu Putri Utari menekankan pentingnya sudut pandang kesehatan berbasis ajaran keagamaan. Menurutnya, ajaran Hindu memandang kesehatan secara menyeluruh, tidak hanya pada aspek fisik tetapi juga jiwa dan spiritualitas.

"Dalam perspektif Hindu, menjaga kesehatan mencakup keseimbangan pikiran, perilaku, hubungan sosial, dan kehidupan spiritual. Masa tua hendaknya dijalani dengan penuh semangat, rasa syukur, kasih sayang, serta pengamalan nilai-nilai Dharma," terang Ayu Putri Utari.

Sinergi lintas sektor antara pelayanan keagamaan dan kesehatan ini mendapat apresiasi positif dari Bidan Desa Tiyingtali, Ida Ayu Putu Tianing Sari. Ia menilai pendampingan spiritual dan edukasi fisik ini sangat efektif dalam mendukung kesehatan lansia secara berkelanjutan.

"Melalui kolaborasi ini, para lansia diharapkan mampu menerapkan kebiasaan hidup sehat secara konsisten sehingga dapat menjalani usia senja dengan sehat, mandiri, aktif, bahagia, serta tetap produktif dalam kehidupan sosial maupun keagamaan," ungkap Tianing Sari.

Melalui penyuluhan terpadu ini, Kemenag Karangasem berharap dapat terus menguatkan pendampingan bagi lansia agar terwujud masyarakat Hindu yang sehat, harmonis, sejahtera, dan senantiasa berlandaskan nilai-nilai Dharma.

Kontributor: I WAYAN FINXI WIDARTA S.Pd


Berita Daerah LAINNYA