Tradisi Sembahyang Malam Jumat Kliwon Perkuat Sraddha dan Bhakti Umat Hindu Klaten

Umat Hindu mengikuti persembahyangan malam Jumat Kliwon di Patirtan Umbul Geneng, Kebonarum, Klaten, Kamis (20/8/2026).

Klaten (Bimas Hindu) Tradisi persembahyangan pada malam Jumat Kliwon menjadi momentum bagi umat Hindu di Kabupaten Klaten untuk memperkuat sraddha dan bhakti. Sekitar 50 umat dari Karangnongko, Kebonarum, dan wilayah sekitarnya mengikuti persembahyangan bersama di Patirtan Umbul Geneng, Kebonarum, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan bertajuk “Merajut Harmoni dalam Sukra Kliwon” tersebut dipimpin Mangala Upacara Jro Gedhe Ripno. Persembahyangan turut dihadiri Penyelenggara Hindu Kementerian Agama Kabupaten Klaten dan didampingi para penyuluh agama Hindu.

Bagi umat Hindu setempat, malam Jumat Kliwon atau Sukra Kliwon memiliki nilai spiritual tersendiri. Tradisi ini menjadi ruang bagi umat untuk mendekatkan diri kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus menjaga keberlanjutan praktik keagamaan yang tumbuh dalam kearifan lokal masyarakat Klaten.

Pelaksanaan persembahyangan di Patirtan Umbul Geneng juga menghadirkan suasana yang khusyuk dan penuh kekeluargaan. Antusiasme umat menunjukkan bahwa tradisi tersebut tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan ritual, tetapi juga sebagai sarana mempererat persaudaraan dan membangun keharmonisan antarumat.

Ketua Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Jawa Dwipa, Prof. Dr. Drs. I.B. Candrawan, M.Ag., dalam sesi pencerahan menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kehidupan spiritual dan pengembangan pengetahuan.

“Kegiatan seperti ini merupakan wujud nyata bagaimana tradisi suci Sukra Kliwon mampu menjembatani umat untuk mempertebal sraddha sekaligus merawat harmoni sosial di tengah masyarakat,” ujar Candrawan.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, tradisi persembahyangan malam Jumat Kliwon diharapkan tetap hidup sebagai bagian dari pembinaan keagamaan Hindu. Selain memperkuat keyakinan dan pengabdian kepada Tuhan, tradisi tersebut juga menjadi ruang kebersamaan yang menyatukan umat Hindu di Kabupaten Klaten.

Kontributor: Agus Pamungkas


Berita Daerah LAINNYA