Parigi Moutong (Bimas Hindu) — Menguatkan komitmen pelestarian alam dan penerapan nilai teologi lingkungan (Palemahan), penebaran 200 ekor ikan nila digelar di Desa Tindaki, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (8/9/2026).
Aksi ekoteologi yang bertepatan dengan perayaan hari suci Tumpek Uye ini melibatkan anak-anak Pasraman Widya Saraswati, pengurus pasraman, orang tua/wali murid, serta didampingi oleh Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong, Ni Made Suarini.
Penyuluh Agama Hindu Kemenag Parigi Moutong, Ni Made Suarini, menjelaskan bahwa kegiatan rutin setiap enam bulan sekali ini bertujuan mendidik generasi muda agar tidak hanya memahami filosofi Tri Hita Karana secara teori, tetapi juga mempraktikkannya secara nyata.
“Menjaga dan memperbaiki bumi dapat dimulai dari hal-hal kecil. Setiap langkah sederhana yang kita lakukan hari ini akan memberikan dampak bagi kelestarian dan keberlangsungan bumi di masa depan,” ujar Ni Made Suarini.
Sinergi antara penyuluh agama, pihak pasraman, dan orang tua peserta didik ini diharapkan membentuk kebiasaan positif dalam menjaga keseimbangan ekosistem sungai dan alam sekitar.
Melalui semangat Green Dharma dengan mengusung jargon "Green Dharma, Bhakti Pertiwi untuk Nusantara Jaya", Kemenag Kabupaten Parigi Moutong berkomitmen untuk terus mendorong program bimbingan keagamaan berbasis kepedulian lingkungan yang berdampak nyata bagi kelestarian alam Nusantara.
Kontributor: Wayan Widana, S. Fil