Bangga Menjadi Generasi Hindu, Utama Widyalaya Ganesha Parwati Sambut Siswa Baru dengan Pendidikan Berbasis Dharma

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Utama Widyalaya Ganesha Parwati

Banyuwangi (Bimas Hindu) – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Utama Widyalaya Ganesha Parwati, Banyuwangi, menjadi momentum krusial dalam menanamkan pendidikan karakter, kedisiplinan, serta nilai-nilai luhur ajaran Agama Hindu kepada para peserta didik baru. Rangkaian kegiatan ini diawali dengan upacara seremonial yang dihadiri dan diisi dengan pembekalan dari jajaran tokoh pendidikan dan keagamaan Hindu setempat, mulai dari Kepala Utama Widyalaya, Ketua Yayasan, Ketua PHDI Kabupaten Banyuwangi, hingga Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.

Kepala Utama Widyalaya Ganesha Parwati, Mamik Sutiasning, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang yang hangat kepada seluruh peserta didik baru yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar sekolah. Beliau menegaskan bahwa visi pendidikan di Utama Widyalaya tidak hanya sekadar mencetak siswa yang cerdas secara akademik, melainkan juga membentuk pribadi yang berkarakter, berbudi pekerti luhur, dan teguh mengamalkan ajaran Dharma.

"Mari jadikan Tri Kaya Parisudha sebagai pedoman utama dalam kehidupan sehari-hari. Manacika mengajarkan kita untuk selalu berpikir positif, Wacika menuntun kita bertutur kata yang sopan, jujur, serta tidak menyakiti orang lain, dan Kayika mengarahkan kita untuk selalu berbuat baik, disiplin, serta peduli terhadap sesama," ujar Mamik Sutiasning.

Ia meyakini, jika nilai-nilai Tri Kaya Parisudha tersebut diimplementasikan dengan baik, lingkungan sekolah akan bertransformasi menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, damai, dan penuh motivasi. Mengakhiri arahannya, beliau mengajak siswa mengikuti MPLS dengan sungguh-sungguh seraya memohon tuntunan Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar seluruh warga sekolah senantiasa dianugerahi kerahayuan dalam menjalankan swadharma di dunia pendidikan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Ganesha Parwati, Miswanto, menjelaskan bahwa MPLS ini akan berlangsung selama tiga hari sebagai langkah awal pembentukan karakter siswa. Ia juga memperkenalkan esensi dari Upacara Upanayana sebagai simbol penyucian diri dan proses pendewasaan spiritual. Melalui ritual ini, diharapkan para siswa memiliki keyakinan (sraddha) yang mantap, pikiran yang bersih, serta kesiapan mental dalam menempuh jalan ilmu pengetahuan.

"Para siswa adalah generasi penerus yang mengemban cita-cita orang tua. Semangat belajar harus terus dipupuk, karena pemimpin yang hebat lahir dari proses belajar yang panjang. Utama Widyalaya Ganesha Parwati hadir memadukan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan pendidikan berbasis Agama Hindu," tegas Miswanto.

Nada optimisme juga digelorakan oleh Ketua PHDI Kabupaten Banyuwangi, Sardiyanto. Ia mengajak seluruh peserta didik untuk menumbuhkan rasa bangga menjadi generasi Hindu. Menurutnya, rasa bangga terhadap jati diri tersebut harus dirawat lewat peningkatan sraddha dan bhakti yang diwujudkan dalam pembiasaan baik di sekolah sehari-hari.

Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Oksan Wibowo, turut menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat bertatap muka dengan calon-calon generasi sukses. Ia mengingatkan para siswa untuk selalu bersyukur karena mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan, sebuah peluang yang tidak semua anak di luar sana bisa rasakan.

Oksan menekankan keunggulan Utama Widyalaya Ganesha Parwati yang memberikan porsi pendalaman pendidikan Agama Hindu secara lebih komprehensif di samping mata pelajaran umum. Ia mengimbau seluruh warga sekolah untuk menegakkan kedisiplinan sejak hari pertama.

"Disiplin dimulai dari hal kecil: berpakaian rapi, mengenakan sepatu hitam, menjaga ketertiban saat datang dan pulang, serta membudayakan hidup berintegritas, bertanggung jawab, dan loyal," tutur Oksan.

Ia juga menitipkan pesan penting agar ekosistem sekolah bebas dari perundungan.

"Mari bangun hidup rukun, no bullying antar-sesama siswa, dan aktiflah dalam program ekstrakurikuler. Yang paling utama, yakini ajaran Karma Phala—bahwa setiap perbuatan baik pasti akan membuahkan hasil yang baik. Kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan otak, tetapi juga oleh sopan santun, etika, adab, dan tanggung jawab," imbuhnya.

Melalui sinergi dan pelaksanaan MPLS yang bernapaskan Dharma ini, Utama Widyalaya Ganesha Parwati berharap dapat melahirkan generasi muda Hindu yang unggul, berintegritas, serta memiliki keseimbangan yang kokoh antara ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan keterampilan sebagai modal utama menghadapi tantangan masa depan.


Berita Daerah LAINNYA