Bukan Sekadar Seremonial: Pelantikan 93 Pejabat Fungsional di Bali Jadi Momentum Penguatan Integritas ASN

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 93 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diangkat dalam Jabatan Fungsional (JF) di lingkungan Kementerian Agama se-Bali.

Denpasar (BIMAS HINDU) – Sebanyak 93 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali resmi dilantik dan diambil sumpahnya dalam jabatan fungsional. Prosesi khidmat ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Dr. I Gusti Made Sunartha, S.Ag., M.M., bertempat di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Bali, Denpasar.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid tersebut, Kepala Bidang Urusan Agama Hindu Kanwil Kemenag Provinsi Bali, I Wayan Diadnyana, S.E., M.Sos., hadir sebagai saksi. Kehadiran saksi dalam pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud legitimasi moral dan hukum dalam memastikan prosesi pengangkatan pejabat fungsional berjalan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Pelantikan ini menjadi langkah strategis organisasi dalam upaya memperkuat tata kelola serta akselerasi pengembangan karier ASN yang berbasis pada profesionalisme dan kompetensi. Dalam arahannya, Kakanwil Kemenag Provinsi Bali menegaskan bahwa jabatan fungsional yang diemban bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang menuntut dedikasi tinggi.

"Pelantikan ini hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan kompetensi dan menjaga integritas. Jadikan jabatan ini sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat, bangsa, dan negara dengan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam setiap pelayanan," tegas I Gusti Made Sunartha.

Kegiatan ini diikuti oleh ASN dari berbagai satuan kerja di bawah naungan Kementerian Agama se-Provinsi Bali. Dengan pelantikan ini, diharapkan seluruh pejabat fungsional yang baru dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi optimal dalam mendukung program-program strategis kementerian, sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang lebih profesional, inklusif, dan berdampak langsung bagi masyarakat luas.


Berita Daerah LAINNYA