Dari Keluarga, Dharma Bertumbuh: Sukinah 2026 Perkuat Fondasi Keluarga Hindu

Kuatkan keluarga, tumbuhkan Dharma.

Tabanan (Bimas Hindu) - Sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan Sukinah Tahun 2026 yang digelar Bidang Urusan Agama Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali di Pura Luhur Batukau, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Senin (10/8/2026). Kegiatan ini menempatkan penguatan keluarga sebagai bagian penting dalam membangun kehidupan umat Hindu yang harmonis dan berlandaskan nilai Dharma.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bali, I Gusti Made Sunartha, membuka kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa keluarga memiliki posisi penting dalam membangun kehidupan beragama sekaligus menanamkan nilai Dharma dalam kehidupan sehari-hari.

“Sukinah adalah program pembinaan untuk menguatkan keluarga Hindu, karena kita percaya kuatnya Dharma dimulai dari kuatnya keluarga,” ungkap Sunartha.

Ia menjelaskan, keluarga menjadi lingkungan pertama dalam pembentukan karakter dan penanaman nilai keagamaan. Karena itu, pembinaan keluarga perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mampu melahirkan generasi Hindu yang memiliki karakter, kualitas, dan kehidupan spiritual yang kuat.

Kegiatan Sukinah 2026 menghadirkan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Ni Luh Gede Sukardiasih, yang menyampaikan materi “Program Bangga Kencana, Menuju Keluarga Sukinah dan Berkualitas di Provinsi Bali.”

Dalam materi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pembangunan keluarga yang harmonis, sehat, berkualitas, dan memiliki perencanaan yang baik. Penguatan keluarga dipandang tidak hanya berkaitan dengan kehidupan keagamaan, tetapi juga dengan kesehatan, pengasuhan, serta kualitas kehidupan anggota keluarga.

“Keluarga yang berkualitas membutuhkan perencanaan yang baik, kesehatan yang terjaga, serta pengasuhan yang mendukung tumbuh kembang setiap anggota keluarga,” ujar Ni Luh Gede Sukardiasih.

Pembinaan keluarga juga membutuhkan kehadiran tenaga keagamaan di tengah masyarakat. Dalam konteks tersebut, Penyuluh Agama Hindu memiliki peran strategis untuk menerjemahkan nilai-nilai Dharma ke dalam kehidupan keluarga melalui edukasi dan pendampingan.

Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabanan. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabanan bersama para Penyuluh Agama Hindu hadir dalam rangka memperkuat keberlanjutan pembinaan keluarga Hindu.

“Pembinaan keluarga tidak berhenti pada kegiatan Sukinah, tetapi perlu diteruskan melalui pendampingan di masyarakat agar nilai-nilai Dharma dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga sehari-hari,” ungkap salah seorang Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Tabanan.

Pelaksanaan kegiatan di kawasan Pura Luhur Batukau juga memberikan nuansa spiritual bagi peserta. Persembahyangan bersama menjadi bagian pembuka sebelum kegiatan dilanjutkan dengan materi pembinaan keluarga dan penguatan wawasan mengenai keluarga berkualitas.

Sukinah 2026 mempertemukan pembinaan keagamaan dengan perspektif pembangunan keluarga. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun keluarga Hindu yang tidak hanya harmonis secara internal, tetapi juga mampu menjadi ruang tumbuh bagi karakter, kesehatan, pendidikan, dan kehidupan spiritual generasi berikutnya.

Dari keluarga, nilai Dharma pertama kali dikenalkan dan dibiasakan. Ketika keluarga memiliki fondasi yang kuat, nilai tersebut dapat tumbuh menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan umat yang harmonis, sehat, dan berkualitas.

 

Kontributor : I Made Juni Saputra


Berita Daerah LAINNYA