Klungkung (Bimas Hindu) — Dalam upaya mewujudkan pelayanan keagamaan yang inklusif dan berorientasi pada kemandirian ekonomi masyarakat, jajaran Bimas Hindu Kabupaten Klungkung menggulirkan program pemberdayaan ekonomi berbasis keagamaan. Inisiatif strategis ini diwujudkan melalui pembinaan kewirausahaan dan pembuatan sarana kebutuhan keagamaan bagi siswa penyandang disabilitas di SLB Negeri 1 Klungkung, Selasa (13/10/2026).
Program yang dikembangkan secara berkelanjutan ini dirancang untuk menjembatani pendidikan keterampilan budaya dengan nilai tambah ekonomi. Melalui pendampingan intensif dari tim Penyuluh Agama Hindu, para siswa tidak hanya dilatih memproduksi sarana upakara secara terstandar, tetapi juga dibekali pemahaman mengenai rantai pasok dan tata cara pemasaran produk keagamaan secara langsung kepada masyarakat.
Perwakilan tim Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Klungkung menegaskan bahwa pembinaan keagamaan masa kini harus mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata, khususnya dalam menyiapkan bekal kemandirian bagi peserta didik disabilitas setelah menyelesaikan masa pendidikan.
“Pendampingan keagamaan bagi kelompok disabilitas difokuskan pada penguatan kemandirian dan penumbuhan jiwa kewirausahaan. Melalui integrasi antara nilai kebudayaan dan nilai ekonomi, hasil karya para siswa dapat diserap oleh pasar keumatan, sehingga mampu menopang kesejahteraan keluarga sekaligus membuktikan bahwa karya mereka memiliki daya saing,” tegas perwakilan Penyuluh Agama Hindu setempat.
Apresiasi penuh disampaikan oleh pihak pengelola SLB Negeri 1 Klungkung atas sinergi yang terbangun. Pembinaan ini dinilai memberikan manfaat ganda, yakni memperkuat pemahaman nilai-nilai tradisi keagamaan sekaligus membuka wawasan ekonomi praktis bagi para siswa.
Melalui program pendampingan ekonomi inklusif ini, Bimas Hindu terus berkomitmen menghadirkan ruang pertumbuhan yang setara bagi seluruh lapisan umat. Langkah ini diharapkan dapat menjadi model percontohan nasional dalam mengoptimalkan potensi keagamaan lokal sebagai penggerak roda ekonomi keumatan yang berkeadilan dan inklusif.
Kontributor: I Putu Wisnawa Jaya Antika