Dorong Transformasi Digital, Bimas Hindu Lampung Terapkan Barcode SIBOBOT untuk Pura

Peluncuran dan penyerahan barcode pangkalan data digital ini dilaksanakan di Aula Bimas Hindu Kabupaten Tulang Bawang

Tulang Bawang (Bimas Hindu) — Dalam upaya mempercepat transformasi digital dan transparansi layanan informasi rumah ibadah, Kantor Wilayah Bimas Hindu Provinsi Lampung resmi menerapkan inovasi layanan barcode SIBOBOT di wilayah Kabupaten Tulang Bawang. Peluncuran dan penyerahan barcode pangkalan data digital ini dilaksanakan di Aula Bimas Hindu Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (7/10/2026).

Pada tahap awal implementasi, barcode SIBOBOT diserahkan langsung kepada tiga pengurus pura percontohan, yakni Pura Puseh Fajar Dewata, Pura Desa Penataran Ped Kagungan Rahayu, dan Pura Kahyangan Tunggal Jagad Manala Dente Teladas.

Kepala Bidang Bimas Hindu Provinsi Lampung, Jumadi, menjelaskan bahwa inovasi SIBOBOT merupakan wujud nyata dukungan daerah terhadap program prioritas pemerintah pusat terkait digitalisasi layanan rumah ibadah. Sistem ini dirancang untuk mempermudah akses umat terhadap informasi tempat suci secara seketika (real-time).

"Cukup dengan memindai barcode SIBOBOT, pengguna akan langsung terhubung ke server pangkalan data Bimas Hindu Lampung. Sistem akan menampilkan Nomor Identitas Rumah Ibadah (NIRI) beserta profil publik secara lengkap, mulai dari nama pura, susunan pengurus, sejarah singkat, titik lokasi, tanda daftar lembaga, hingga fasilitas QRIS untuk dana punia," jelas Jumadi.

Jumadi juga menjamin keamanan data dalam sistem ini. Ia menegaskan bahwa barcode tersebut hanya menampilkan data yang bersifat publik dan edukatif bagi umat. Sementara itu, data-data administratif yang bersifat privat tetap tersimpan aman dengan protokol ketat di server pusat pangkalan data wilayah.

Pejabat Bimas Hindu Kabupaten Tulang Bawang, Narsono, menegaskan bahwa program digitalisasi ini tidak akan berhenti pada tiga pura percontohan. Pihaknya tengah melakukan percepatan inventarisasi data menyeluruh.

"Setelah proses inventarisasi dan verifikasi data faktual di lapangan selesai, seluruh pura di Kabupaten Tulang Bawang akan dibuatkan barcode profil secara bertahap. Kami ingin memastikan setiap rumah ibadah Hindu memiliki identitas digital yang valid dan mudah diakses," ujar Narsono.

Inovasi layanan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai unsur kelembagaan yang hadir, meliputi perwakilan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), WHDI, Prajaniti, Peradah, KMHDI, Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN), ICHI, hingga SBI. SIBOBOT dinilai menjadi lompatan strategis yang tidak hanya mempermudah akses informasi bagi masyarakat luas, tetapi juga membantu pengempon (pengurus) pura dalam mengelola administrasi secara lebih modern dan transparan.

 

Kontributor: Badrul Fathon


Berita Daerah LAINNYA