Karangasem (Bimas Hindu) - Menyambut Hari Suci Galungan 2026, Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Peradah Indonesia Kabupaten Karangasem kembali menggelar kegiatan sosial dan keagamaan bertajuk Peradah Ngejot. Melalui kegiatan yang telah berlangsung secara berkelanjutan sejak 2019 tersebut, Peradah Karangasem menyalurkan 20 paket daging kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus implementasi nilai-nilai Dharma dalam kehidupan bermasyarakat.
Penyaluran bantuan dilaksanakan pada 14–15 Juni 2026, menjelang Penampahan Galungan. Paket daging diberikan kepada masyarakat agar dapat dimanfaatkan sebagai sarana upakara maupun kebutuhan keluarga saat menyambut Hari Suci Galungan.
Ketua DPK Peradah Indonesia Kabupaten Karangasem, I Wayan Pasek Budiasa, mengatakan bahwa Peradah Ngejot merupakan kegiatan yang lahir dari semangat kebersamaan generasi muda Hindu untuk berbagi dan memperkuat nilai gotong royong di tengah masyarakat.
“Program ini sudah berjalan sejak tahun 2019. Seluruh prosesnya dilakukan secara bersama-sama oleh pengurus dan anggota Peradah. Mulai dari persiapan hingga penyaluran bantuan, semuanya dilandasi semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Pasek Budiasa.
Menurutnya, rangkaian kegiatan diawali dengan proses penggarapan dan pemotongan babi yang dilakukan secara gotong royong oleh pengurus dan anggota Peradah Karangasem. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari persiapan penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi sarana mempererat solidaritas dan kekompakan organisasi.
Lebih lanjut, Pasek Budiasa menjelaskan bahwa Peradah Ngejot tidak semata-mata berorientasi pada bantuan sosial, tetapi juga menjadi upaya menanamkan nilai kepedulian kepada sesama, terutama pada momentum Hari Suci Galungan yang sarat dengan makna kemenangan Dharma atas Adharma.
“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu masyarakat dalam menyambut Penampahan Galungan. Yang terpenting adalah bagaimana semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah kehidupan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja organisasi yang mencakup bidang keagamaan, sosial, budaya, kemasyarakatan, dan lingkungan hidup. Melalui berbagai program yang dijalankan, Peradah berupaya mendorong generasi muda Hindu agar aktif berkontribusi dalam kehidupan sosial dan keagamaan.
Di balik paket-paket yang disalurkan, terdapat semangat kebersamaan yang dibangun oleh generasi muda Hindu untuk berbagi dengan sesama. Nilai inilah yang menjadi ruh dari Peradah Ngejot, sekaligus memperkuat makna Galungan sebagai momentum mempererat hubungan antarmanusia di samping meningkatkan kualitas spiritual.