Menanam Dharma Sejak Dini, Pasraman Kilat ke-27 Disiapkan untuk Generasi Muda Hindu

Menanam Dharma Sejak Dini, Pasraman Kilat ke-27 Disiapkan untuk Generasi Muda Hindu

Menanam Dharma Sejak Dini, Pasraman Kilat ke-27 Disiapkan untuk Generasi Muda Hindu

Lampung Tengah (Bimas Hindu) - Sejumlah elemen umat Hindu di Lampung Tengah mematangkan persiapan pelaksanaan Pasraman Kilat ke-27 melalui rapat koordinasi yang digelar di Desa Sendang Rejo. Kegiatan yang akan berlangsung pada 19–22 Juni 2026 tersebut diproyeksikan menjadi wadah penguatan karakter, spiritualitas, dan kepemimpinan generasi muda Hindu.

Rapat koordinasi dihadiri unsur Parisada Kecamatan Sendang Rejo, Plt. Peradah Lampung Tengah, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAH Lampung, perwakilan Peradah dari 11 kecamatan, serta Penyuluh Agama Hindu. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dengan semangat kolaborasi untuk menyukseskan agenda pembinaan keagamaan tersebut.

Berbagai aspek persiapan menjadi pembahasan dalam rapat, mulai dari penyusunan agenda kegiatan, kesiapan lokasi, pembagian tugas panitia, penyusunan materi pembelajaran, hingga strategi pelibatan peserta agar pelaksanaan Pasraman Kilat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang optimal.

Penyuluh Agama Hindu, Darwiyati, S.Pd.H., menegaskan pentingnya sinergi seluruh komponen umat dalam mendukung pembinaan generasi muda Hindu. Menurutnya, keberhasilan Pasraman Kilat tidak hanya bergantung pada panitia pelaksana, tetapi juga pada keterlibatan berbagai lembaga keagamaan, organisasi kepemudaan, perguruan tinggi, dan tokoh masyarakat.

“Penyuluh Agama Hindu siap berkolaborasi dan mendukung penuh pelaksanaan Pasraman Kilat ke-27. Sinergi seluruh elemen sangat diperlukan untuk membentuk generasi muda Hindu yang memiliki pemahaman agama yang baik, berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Hindu dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pasraman Kilat merupakan salah satu bentuk pendidikan keagamaan nonformal yang memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai spiritual, moral, dan budaya Hindu kepada anak-anak maupun remaja.

Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman tentang ajaran agama Hindu, tetapi juga dibekali nilai-nilai kepemimpinan, etika, disiplin, dan tanggung jawab sosial yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Selama pelaksanaan nanti, peserta akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan seperti pembelajaran dharma, praktik persembahyangan, diskusi keagamaan, permainan edukatif, seni budaya Hindu, serta berbagai aktivitas pengembangan diri yang dirancang untuk memperkuat sradha dan bhakti generasi muda.

Pasraman Kilat ke-27 diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang tidak hanya memperkaya pengetahuan keagamaan, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang cerdas, berintegritas, serta mampu menjadi penerus yang menjaga nilai-nilai dharma di tengah perkembangan zaman.

Kesepahaman dan komitmen yang terbangun dalam rapat koordinasi tersebut menjadi modal penting dalam menyukseskan pelaksanaan Pasraman Kilat ke-27. Kolaborasi lintas lembaga dan organisasi kepemudaan diharapkan mampu menghadirkan pembinaan yang berdampak nyata bagi penguatan kualitas generasi muda Hindu di Lampung Tengah dan sekitarnya.

#Bimas Hindu #Penyuluh Hindu 


Berita Daerah LAINNYA