Banyuwangi (BIMAS HINDU) — Semangat membangun generasi Hindu yang unggul, berkarakter, dan berprestasi terus diperkuat melalui kegiatan pembinaan Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG) Kabupaten Banyuwangi yang dilaksanakan di Aula Pura Agung Blambangan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Rabu (27/5/2026).
Kegiatan yang dihadiri Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Oksan Wibowo, tersebut menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam mempersiapkan peserta menghadapi Utsawa Dharma Gita Tingkat Provinsi hingga Tingkat Nasional.
Pengemong Pura Agung Blambangan, Budi Wiriyanto, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan dengan menjadikan aula pura sebagai tempat pembinaan, latihan, dan evaluasi peserta. Menurutnya, pura tidak hanya menjadi pusat kegiatan spiritual, tetapi juga ruang pembinaan generasi muda Hindu dalam bidang seni, budaya, dan keagamaan.
“Kami sangat mendukung penuh kegiatan ini. Semoga tempat sederhana ini dapat menjadi wadah lahirnya generasi Hindu yang mampu meraih prestasi dan membawa nama baik Banyuwangi,” ujarnya.
Ketua Utsawa Dharma Gita Banyuwangi, Yudi Joko, mengatakan bahwa kegiatan pembinaan tersebut merupakan langkah awal untuk menyatukan semangat dan komitmen seluruh peserta dalam meraih prestasi terbaik. Ia menjelaskan bahwa latihan dilaksanakan secara rutin satu hingga dua kali dalam seminggu sebagai bentuk keseriusan persiapan menuju ajang kompetisi.
Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama, PHDI Kabupaten Banyuwangi, serta yayasan dan lembaga Hindu lainnya.
“Kami ingin anak-anak Hindu Banyuwangi tidak hanya memperoleh prestasi, tetapi juga pengalaman dan mental juara. Dukungan semua pihak sangat kami harapkan agar pembinaan ini berjalan maksimal,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PHDI Kabupaten Banyuwangi, Sardiyanto, menyampaikan bahwa legalitas kepengurusan UDG masih terus diupayakan sebagai langkah penguatan organisasi. Ia juga memberikan motivasi kepada 58 peserta terpilih yang dinilai memiliki potensi besar untuk membawa prestasi bagi Banyuwangi.
“Dari ratusan peserta, kalianlah yang terpilih. Ini adalah kebanggaan besar bagi kita semua sebagai umat Hindu. Persiapkan diri dengan sungguh-sungguh dan bawa pulang banyak medali,” tegasnya.
Dalam arahannya, Oksan Wibowo mengingatkan capaian prestasi Banyuwangi pada tahun 2023 yang berhasil meraih 22 piala di tingkat provinsi, termasuk tiga tiket menuju UDG Tingkat Nasional. Prestasi tersebut di antaranya Juara 1 Nasional Dharma Wacana Bahasa Indonesia, Juara 2 Nasional Dharma Wacana Bahasa Inggris, dan Juara Harapan 2 Pembacaan Sloka.
Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab bersama untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan keluar dari zona nyaman.
“Prestasi yang pernah diraih harus menjadi penyemangat bagi kontingen saat ini. Kita harus keluar dari zona nyaman dan memiliki komitmen bersama untuk terus berkembang,” ujarnya.
Ia juga berharap LPDG Kabupaten Banyuwangi segera memperoleh legalitas resmi sehingga memiliki kekuatan organisasi yang lebih baik dalam menjalankan program pembinaan secara berkelanjutan.
Selain itu, Oksan menekankan pentingnya perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan sumber daya manusia Hindu melalui pembinaan generasi muda berprestasi. Ia mengapresiasi konsistensi LPDG Banyuwangi yang terus aktif melakukan pembinaan serta membangun kolaborasi bersama PHDI, WHDI, dan lembaga keagamaan Hindu lainnya.
“Target kita adalah menang, bukan menangis. Tetap semangat mengikuti arahan pembina, belajar secara mandiri, dan bangun kekompakan bersama,” pesannya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menanamkan semangat perjuangan dan rasa bangga terhadap daerah serta keluarga. Menurutnya, setiap peserta harus memiliki tekad untuk meraih prestasi hingga tingkat nasional yang tahun ini direncanakan berlangsung di Palu.
“Orang tua mungkin hanya memberikan nama yang sederhana, tetapi tugas kita adalah membuat nama itu menjadi istimewa melalui prestasi dan perjuangan,” tuturnya penuh motivasi.
Kegiatan pembinaan berlangsung dengan penuh antusiasme dan semangat kebersamaan. Seluruh peserta dan pembina berkomitmen untuk memberikan hasil terbaik dalam pelaksanaan Utsawa Dharma Gita Tingkat Provinsi di Sidoarjo serta membawa Banyuwangi meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional.