Tabanan (Bimas Hindu) — Rasa peduli terhadap masa depan anak-anak di pedesaan ditunjukkan melalui perhatian langsung pada ruang belajar mereka. Upaya memastikan anak-anak belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang ini dilakukan di Pratama Widyalaya Taman Harta Kusuma, Desa Cepaka, Kabupaten Tabanan, (Senin, 26/10/2026).
Langkah turun langsung ke lapangan ini bertujuan melihat secara dekat keadaan ruang kelas dan tempat bermain anak-anak. Kehadiran pimpinan kementerian di tengah para murid dan guru desa menjadi bukti nyata bahwa pemerintah peduli pada kebutuhan dasar anak-anak sejak usia dini.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, I Nengah Duija, menegaskan bahwa merawat dan mendidik anak-anak dengan baik adalah kunci utama bagi masa depan umat dan bangsa.
“Anak-anak di Pratama Widyalaya ini adalah masa depan kita bersama. Pemerintah harus memastikan mereka bisa belajar dengan gembira, merasa aman, dan mendapat ajaran budi pekerti yang baik. Sekolah ini bukan hanya tempat belajar membaca dan berhitung, tetapi rumah kedua yang mendidik anak agar pintar, sopan, dan setia menjaga ajaran agama serta adat budayanya,” ujar I Nengah Duija saat melihat suasana belajar anak-anak.
Perhatian ini juga memberi semangat bagi para pengurus yayasan dan guru-guru di desa yang selama ini tulus mendidik murid-murid di tengah berbagai keterbatasan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabanan, I Komang Giriyasa, menyampaikan bahwa sekolah keagamaan seperti Widyalaya menjawab keinginan para orang tua yang ingin anaknya pintar sekaligus memiliki tata krama yang baik.
“Orang tua kini tidak perlu ragu menyekolahkan anaknya di Widyalaya. Pelajaran umumnya sama baiknya dengan sekolah biasa, ditambah bekal ajaran agama, etika, dan sopan santun sejak kecil. Perhatian langsung dari pimpinan pusat ini memberi rasa tenang bagi warga bahwa pendidikan anak-anak mereka di desa benar-benar diperhatikan,” kata I Komang Giriyasa.
Perhatian nyata di Desa Cepaka ini menunjukkan bahwa pelayanan keagamaan hadir melalui kasih sayang kepada anak-anak, memastikan mereka tumbuh dengan sehat, cerdas, dan memiliki akhlak yang mulia.
Kontributor: Martika Putri