Rawat Kearifan Lokal Nusantara, Kemenag Klungkung Teguhkan Tradisi Megibung sebagai Perekat Kesetaraan Sosial

Tradisi megibung.

Klungkung (Kemenag) — Dalam upaya menjaga keberlanjutan warisan budaya adiluhung sekaligus memperkokoh modal sosial masyarakat, jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung menggaungkan kembali nilai-nilai filosofis tradisi megibung. Praktik kebudayaan yang sarat makna kesetaraan ini dihadirkan dalam rangkaian persiapan menyambut perayaan suci Piodalan Pura Giri Mandara, (Sabtu, 24/10/2026).

Tradisi megibung yakni tata cara santap bersama dalam satu wadah (gibungan) yang diwariskan secara turun-temurun di Bali bukan sekadar aktivitas menikmati hidangan kuliner keagamaan. Lebih dari itu, pranata budaya ini merupakan manifestasi hidup dari prinsip egalitarianisme, di mana seluruh lapisan masyarakat duduk sejajar melingkar, berbagi porsi secara berimbang, dan melepaskan seluruh sekat status sosial maupun hierarki kedudukan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung, Putu Indira Bhadrawati, menegaskan pentingnya mentransformasikan nilai kearifan lokal ini agar tidak tergerus oleh individualisme kehidupan modern.

“Megibung adalah warisan leluhur yang menyimpan pesan peradaban luhur tentang kerukunan, keterbukaan rasa, dan persaudaraan sejati. Duduk bersama dalam satu lingkaran mengajarkan kita tentang kerendahan hati dan nilai kesetaraan, bahwa dalam laku dharma tidak ada ruang bagi sekat pembeda. Merawat tradisi ini berarti merawat ketahanan budaya dan mempererat harmoni kehidupan bersama,” tutur Putu Indira Bhadrawati di sela persiapan upakara.

Pelaksanaan tradisi ini dipadukan dengan aktivitas ngayah atau kerja bakti sukarela menjelang persembahyangan puncak Rahina Purnama Kelima. Perpaduan antara kerja gotong royong dan tradisi makan bersama ini memperlihatkan kekuatan ekosistem kebudayaan Hindu yang senantiasa menyeimbangkan ranah spiritualitas peribadatan dengan keharmonisan relasi antarsesama manusia.

Melalui penguatan literasi dan pembiasaan tradisi luhur Nusantara, Kemenag Klungkung berkomitmen mendampingi masyarakat dalam melestarikan kearifan lokal sebagai instrumen strategis untuk memelihara toleransi, memperkuat solidaritas, dan menjaga martabat identitas budaya bangsa.

 

Kontributor: Ni Made Ari Rismaya Dewi


Berita Daerah LAINNYA