Banyuwangi (BIMAS HINDU) - Pembimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Budiono, melaksanakan kegiatan pembinaan bagi Guru Pendidikan Agama Hindu dan Penyuluh Agama Hindu di Pura Parasputih, Komplek Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Kabupaten Banyuwangi, Jumat (10/4/2026).
Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Penyelenggara Hindu Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Oksan Wibowo, serta Pengawas Pendidikan Agama Hindu Kabupaten Banyuwangi, Mamik Sutiasning. Pembinaan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat pendidik kepada guru Pendidikan Agama Hindu yang sebelumnya telah dinyatakan lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Dalam arahannya, Budiono menegaskan bahwa guru dan penyuluh agama memiliki peran penting sebagai pelayan umat. Ia mengingatkan agar pengabdian kepada masyarakat tetap menjadi prioritas meskipun tugas kedinasan telah diselesaikan.
“Setelah menyelesaikan tugas dan tanggung jawab pekerjaan, pengabdian kepada umat harus tetap menjadi prioritas. Oleh karenanya harus proaktif bersama umat, tidak perlu menunggu undangan,” tegas Budiono.
Ia juga menekankan bahwa Guru Pendidikan Agama Hindu hendaknya menempatkan mata pelajaran Agama Hindu sebagai prioritas utama dalam proses pembelajaran di sekolah. Menurutnya, tugas utama guru adalah menjalankan beban mengajar sesuai bidangnya, bukan sekadar menjadi pelengkap di tengah berbagai penugasan tambahan dari sekolah.
Budiono menambahkan, di tengah semakin banyaknya guru yang telah berstatus ASN dan memiliki sertifikat pendidik, sikap profesional harus benar-benar diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Guru profesional, lanjutnya, bukan hanya menguasai materi ajar, tetapi juga memiliki integritas, inovasi, serta empat kompetensi utama, yakni pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial.
“Guru yang profesional bukan hanya menguasai materi ajar, tetapi juga memiliki integritas, inovasi, serta menguasai empat kompetensi utama,” ujarnya.
Selain itu, Budiono mendorong para guru dan penyuluh untuk saling bersinergi agar terus berkembang dan meningkatkan kualitas pendidikan agama Hindu di tengah masyarakat.
Pada akhir kegiatan, dilakukan penyerahan sertifikat pendidik kepada para guru lulusan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025 yang hadir. Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan secara langsung oleh Pembimas Hindu Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan atas profesionalitas guru.
Kegiatan pembinaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi sekaligus menumbuhkan semangat baru bagi para guru dan penyuluh agama Hindu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta pendidikan keagamaan di masyarakat.