Penyuluh Agama Hindu Berikan Konseling Sarana Prasarana Peribadatan di Denpasar Timur

Penyuluh Agama Hindu Kota Denpasar dan Bendesa Adat Desa Sumerta

Denpasar (Humas Hindu) – Penyuluh Agama Hindu Kota Denpasar, Ida Bagus Putu Arcana dan Ni Wayan Nurhayati, melaksanakan layanan bimbingan dan konseling terkait sarana prasarana peribadatan bersama Bendesa Adat Desa Sumerta, Denpasar Timur (21/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat Desa Adat Sumerta ini difokuskan pada persiapan pelaksanaan upacara metatah massal. Dalam pertemuan tersebut, penyuluh memberikan arahan dan penjelasan mengenai tata cara, sarana, serta kelengkapan yang diperlukan, sehingga seluruh rangkaian upacara dapat berjalan sesuai dengan tuntunan agama Hindu dan tradisi adat setempat.

Ida Bagus Putu Arcana menyampaikan bahwa peran penyuluh tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga memastikan masyarakat benar-benar memahami makna upacara yang dilaksanakan.

“Sebagai penyuluh agama Hindu, tugas kami adalah memberikan bimbingan, pembinaan, dan penyuluhan keagamaan kepada masyarakat. Kami hadir untuk memastikan pelaksanaan upacara tidak hanya tertib secara teknis, tetapi juga sarat makna dan sesuai dengan dharma,” ujarnya.

Sementara itu, Ni Wayan Nurhayati menekankan pentingnya konseling terkait sarana prasarana agar masyarakat tidak menghadapi kendala saat upacara berlangsung.

“Melalui pendampingan ini, kami berharap masyarakat bisa lebih siap, baik dari segi tempat, perlengkapan, maupun pemahaman. Dengan demikian, kegiatan upacara berjalan lancar, khidmat, dan tetap menjaga kesucian,” jelasnya.

Bendesa Adat Sumerta, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan apresiasi atas dukungan penyuluh agama Hindu.

“Kami sangat terbantu dengan adanya bimbingan ini. Penyuluh hadir memberikan kejelasan dan pendampingan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga persiapan metatah massal dapat dilakukan dengan lebih matang,” ungkapnya.

Melalui layanan konseling ini, masyarakat Desa Adat Sumerta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya penataan sarana prasarana peribadatan. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara penyuluh agama dan desa adat dalam menjaga kelestarian nilai-nilai keagamaan dan budaya.

@Penyuluh_Hindu_Denpasar


Berita Daerah LAINNYA