Boyolali (Bimas Hindu) - Upacara Piodalan di Sanggar Pamujan Dharma Santosa, Desa Kateguhan, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali, menjadi ruang penguatan spiritual sekaligus pelestarian budaya lokal. Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (28/6/2026) itu mempertemukan umat Hindu dari Boyolali, Klaten, dan Karanganyar dalam suasana kebersamaan yang kental dengan tradisi Jawa.
Prosesi piodalan dipimpin oleh Rama Mpu Reksa Damarjati dengan mengusung tata upacara bercorak budaya Jawa. Nuansa tersebut tampak dari penggunaan sarana upakara khas Jawa hingga busana adat yang dikenakan seluruh umat selama rangkaian persembahyangan berlangsung.
Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Boyolali, Tri Yatmono, yang hadir memberikan Dharma Wacana, menegaskan bahwa keberadaan sanggar maupun pura memiliki fungsi yang jauh lebih luas daripada sekadar tempat melaksanakan ritual keagamaan.
"Tempat ibadah, baik sanggar maupun pura, tidak hanya menjadi tempat persembahyangan. Tempat suci juga harus menjadi ruang pembinaan spiritual sekaligus pemersatu umat Hindu dari berbagai daerah tanpa memandang perbedaan latar belakang," ujar Tri Yatmono.
Pelaksanaan piodalan turut melibatkan para Penyuluh Agama Hindu dari Boyolali dan Kabupaten Klaten. Penyuluh Agama Hindu Klaten, Partha, memandu jalannya acara, sementara Penyuluh Agama Hindu Boyolali, Wawan, membacakan sejarah berdirinya Sanggar Pamujan Dharma Santosa sebagai pengingat atas perjuangan para pendiri dalam menghadirkan tempat ibadah bagi umat Hindu di wilayah tersebut. Para penyuluh lainnya juga berperan menyiapkan sarana upacara agar seluruh rangkaian ritual berlangsung sesuai ketentuan agama.
Sedikitnya 50 umat Hindu mengikuti piodalan tersebut. Selain berasal dari Boyolali, peserta juga datang dari Kabupaten Klaten dan Karanganyar. Kehadiran umat dari berbagai daerah mencerminkan kuatnya ikatan persaudaraan yang terbangun melalui kegiatan keagamaan sekaligus memperlihatkan semakin berkembangnya kehidupan umat Hindu di Jawa Tengah.
Perpaduan ajaran Hindu dengan kearifan budaya Jawa menjadi ciri khas pelaksanaan piodalan di Sanggar Pamujan Dharma Santosa. Keharmonisan antara nilai-nilai agama dan tradisi lokal tersebut menunjukkan bahwa budaya dapat menjadi media untuk memperkuat identitas keagamaan, mempererat persaudaraan umat, serta menjaga warisan leluhur agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
#Bimas Hindu #Penyuluh Hindu Boyolali dan Klaten #Hindu