Tanam Pohon, Tebar Keharmonisan: Langkah Nyata Ekoteologi Hindu di Kota Palangkaraya

Palangka Raya (BIMAS HINDU) — Bidang Bimbingan Masyarakat Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah bersama pimpinan lembaga, pemuda, dan mahasiswa Hindu melaksanakan kegiatan Penguatan Ekoteologi melalui penanaman pohon dan kerja bakti di Pura Prajapati Km. 12, Komplek Pemakaman Bukit Tambak Raja, Kota Palangka Raya, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan implementasi Program Asta Protas Kementerian Agama yang bertujuan mewujudkan rumah ibadah yang bersih, asri, dan hijau, selaras dengan nilai-nilai ajaran Hindu, khususnya konsep Tri Hita Karana.

Kepala Bidang Bimas Hindu Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah, I Made Adnyana, yang memimpin langsung kegiatan tersebut menyampaikan bahwa penguatan ekoteologi akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh stakeholder Hindu di Kalimantan Tengah.

“Kami berharap melalui program ini, rumah ibadah seperti pura maupun balai basarah dapat menjadi lingkungan yang bersih, hijau, dan nyaman sebagai pusat pembinaan umat,” ujar Made.

Ia menegaskan bahwa program ekoteologi tidak hanya menjadi bagian dari implementasi Asta Protas Kementerian Agama, tetapi juga sejalan dengan ajaran Hindu tentang Tri Hita Karana, yakni menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta.

“Sebagai umat manusia, kita memiliki kewajiban menjaga keseimbangan hubungan dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sesama, dan lingkungan. Jika keharmonisan itu terwujud, maka kehidupan akan damai dan membawa kebahagiaan,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta menanam sekitar 50 pohon yang terdiri dari tanaman bunga, kelapa, serta berbagai jenis tanaman lainnya. Selain penanaman pohon, seluruh peserta juga melaksanakan kerja bakti membersihkan area pura sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan rumah ibadah.

Made turut mengapresiasi pengurus rumah ibadah yang senantiasa mendukung berbagai program Kementerian Agama melalui semangat kebersamaan dan gotong royong.

“Ini menjadi bukti kuatnya koordinasi dan kolaborasi antar lembaga Hindu di Kalimantan Tengah dalam mewujudkan tujuan bersama,” tutupnya.

Pelaksanaan Penguatan Ekoteologi ini juga dilaksanakan secara serentak pada 22–23 Mei 2026 dengan menyasar pasraman dan sekolah minggu Hindu di berbagai wilayah Kalimantan Tengah.


Berita Daerah LAINNYA