Maros (BIMAS HINDU) – Komitmen untuk merawat kerukunan dan menjamin kesetaraan pelayanan keagamaan kembali ditegaskan di Kabupaten Maros. Hal ini tercermin dalam pertemuan silaturahmi strategis antara jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Maros, Kejaksaan Negeri Maros, Pembimbing Masyarakat (Pembimbing) Hindu Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan, serta pengurus PHDI Provinsi Sulawesi Selatan di Kantor Kemenag Kabupaten Maros, Selasa (30/06/2026).
Pertemuan ini menjadi ajang konsolidasi untuk memperkuat sinergi lintas sektoral dalam memberikan pengayoman bagi sekitar 213 jiwa umat Hindu di wilayah Maros. Sejak tahun 2018, umat Hindu di daerah ini telah memusatkan kegiatan ibadahnya di Pura Agung Cakra Bhuwana, dan selama kurun waktu tersebut, mereka dikenal senantiasa hidup rukun berdampingan dalam harmoni dengan masyarakat penganut agama lainnya.
Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Hindu Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan, I Gst. Ayu Uik Astuti, menyampaikan apresiasi mendalam atas iklim toleransi yang terjaga dengan baik di Kabupaten Maros. Beliau menitipkan aspirasi umat Hindu kepada jajaran Kemenag Maros untuk terus mendapatkan pembinaan yang berkelanjutan.
"Kami menitipkan pembinaan dan pengayoman umat Hindu di Maros kepada Bapak Kepala Kemenag. Dalam ajaran Hindu, kami memegang teguh konsep Vasudhaiva Kutumbakam yang mengajarkan bahwa seluruh umat manusia adalah satu keluarga besar, serta Tat Twam Asi yang berarti aku adalah kamu. Silaturahmi ini adalah langkah nyata kita bersama dalam merawat kerukunan tersebut."
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Maros, I Ketut Sudiarta, yang turut hadir sebagai saksi dalam pertemuan tersebut, memberikan dukungan penuh terhadap upaya penguatan nilai-nilai persaudaraan di tengah masyarakat.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Maros, H. Muhammad Nur Halik, menegaskan bahwa prinsip pelayanan yang inklusif tanpa sekat merupakan prioritas utama institusinya. Baginya, kehadiran negara harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh umat beragama secara merata.
"Kementerian Agama Kabupaten Maros senantiasa konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa pernah membeda-bedakan latar belakang agama. Merawat kerukunan umat beragama sudah menjadi napas dan fokus utama kami. Tentu saja, pencapaian ini adalah hasil kerja sama yang erat antara pemerintah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat."
Pertemuan ini tidak hanya sekadar formalitas, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mengimplementasikan moderasi beragama. Melalui sinergi yang terus dipupuk, Kabupaten Maros optimis dapat terus menjadi barometer daerah yang mampu menjamin rasa aman dan kenyamanan bagi seluruh warga dalam menjalankan ibadah, sekaligus menjadi teladan bagi harmoni keberagaman di Indonesia.