Jakarta (Bimas Hindu) – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu kembali menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan E-Jurnal PTKH Seri 3 pada 21 November 2025. Kegiatan ini berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh dosen serta pengelola jurnal PTKH dari seluruh Indonesia.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Relawan Jurnal Indonesia (RJI), Asep Erlan Maulana, S.Kom., M.Kom. Beliau memberikan pendalaman teknis terkait manajemen publikasi ilmiah yang sesuai standar nasional.

Seri 3 ini merupakan seri terakhir dari rangkaian peningkatan kapasitas pengelolaan e-jurnal yang digelar sepanjang 2025. Program ini menjadi bagian dari upaya Ditjen Bimas Hindu memperkuat kualitas tata kelola jurnal di lingkungan PTKH.
Sebelumnya, Seri 1 telah membahas pengenalan OJS 3.3 dan alur kerja penerbitan artikel. Sementara Seri 2 berfokus pada pengaturan teknis dan konfigurasi sistem OJS untuk meningkatkan efisiensi kinerja jurnal.
Pada Seri 3, peserta mempelajari Manajemen Proses Terbitan Artikel Ilmiah secara lebih mendalam. Materi ini membantu pengelola jurnal memahami alur kerja editorial dari tahap submission hingga publikasi.
Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai Overview Akreditasi Jurnal Ilmiah. Informasi ini menjadi acuan dalam meningkatkan mutu terbitan agar memenuhi standar akreditasi nasional.
Pelatihan ini turut membahas strategi memperbaiki kualitas konten agar jurnal PTKH lebih kompetitif. Narasumber menekankan pentingnya konsistensi, kepatuhan etika, dan tata kelola editorial yang profesional.
Kegiatan kembali dimoderatori oleh Kasubdit Pendidikan Tinggi Keagamaan, Putu Jaya Adnyana Widhita, S.Pd.H., S.Si., M.A., M.M. Beliau memastikan jalannya diskusi interaktif dan materi tersampaikan secara sistematis.

Dalam arahannya, moderator mendorong peserta untuk aktif bertanya dan berbagi pengalaman. Pendekatan ini membuat pelatihan berjalan lebih dinamis dan relevan dengan kebutuhan lapangan.
Ditjen Bimas Hindu menegaskan bahwa peningkatan kualitas e-jurnal merupakan prioritas strategis tahun 2025. Penguatan jurnal ilmiah dipandang sebagai pondasi dalam pembinaan mutu akademik PTKH.
Melalui pelatihan ini, diharapkan PTKH mampu menghasilkan publikasi yang lebih kredibel dan bereputasi. Dengan demikian, peran PTKH dalam kontribusi ilmu pengetahuan dapat semakin meningkat.
Rangkaian pelatihan dari Seri 1 hingga Seri 3 dianggap sebagai langkah nyata dalam mendukung digitalisasi publikasi. Transformasi ini sejalan dengan perkembangan teknologi dan tuntutan dunia akademik modern.
Ditjen Bimas Hindu berharap para peserta dapat menerapkan seluruh materi di unit kerja masing-masing. Penerapan yang konsisten dinilai dapat mempercepat peningkatan akreditasi jurnal PTKH.
Selain itu, Ditjen Bimas Hindu mendorong kerja sama antarpengelola jurnal untuk saling bertukar praktik baik. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas jaringan publikasi ilmiah di tingkat nasional.
Melalui komitmen berkelanjutan ini, Ditjen Bimas Hindu optimistis bahwa jurnal PTKH dapat berdaya saing internasional. Peningkatan mutu publikasi menjadi salah satu kunci penguatan perguruan tinggi keagamaan Hindu di Indonesia.
Program pelatihan ini juga menjadi bukti hadirnya negara dalam mendukung kualitas sumber daya manusia PTKH. Dengan pelatihan yang merata, setiap dosen dan pengelola jurnal memiliki kesempatan untuk berkembang.
Seri terakhir ini menutup rangkaian pelatihan tahun 2025 dengan capaian positif. Peserta memberikan apresiasi atas penyampaian materi yang jelas, praktis, dan langsung dapat diterapkan.
Ditjen Bimas Hindu berkomitmen melanjutkan program peningkatan kompetensi pada tahun berikutnya. Tujuannya agar pengembangan kualitas jurnal berjalan secara berkesinambungan dan terstruktur.
Pelatihan Pengelolaan E-Jurnal ini menjadi bagian dari strategi besar peningkatan mutu perguruan tinggi Hindu. Dengan digitalisasi publikasi, PTKH diharapkan mampu mengikuti dinamika perkembangan ilmu pengetahuan global.